Hallo, sobat WM! Masih setia menunggu cerita-cerita seputar dunia perkuliahan kan? Kali ini Wonosobo Muda kembali menyajikan cerita seru mengenai jurusan yang anti mainstream.

Apa itu?

Yup, kali ini Wonosobo Muda akan membahas sebuah jurusan yang berhubungan erat dengan salah satu kebutuhan primer kita, sandang. Salah satu putri dari Wonosobo yang menekuni jurusan ini bernama Pratika Indah Widianingrum. Seperti apa ceritanya? Simak baik-baik ya!

Hallo, Indah. Boleh dong dijelaskan kuliah di mana dan jurusan yang ditekuni?

“Hallo WM, nama saya Pratika Indah Widianingrum, gelar yang saya dapat adalah S.ST. Saya mendapat gelar tersebut dari Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) atau sekarang sudah berganti nama menjadi Politeknik Negeri Tekstil yang beralamat di Jalan Jakarta Nomor 31, Bandung, Jawa Barat. Terdapat empat jurusan di sana, yakni:

  • Teknik Tekstil
  • Kimia Tekstil
  • Teknologi dan Bisnis Garmen
  • Fashion Desain

Saya lulus dari jurusan Teknologi dan Bisnis Garmen yang sekarang sudah diganti menjadi Produksi Garmen.”

Mengapa memilih jurusan dan kampus tersebut?

Awal mula saya memilih sekolah ini adalah ketika kebingungan mulai datang karena pilihan dari sekian banyak universitas dan jurusan yang masih membuat saya merasa bimbang karena bakat, minat, dan harapan orang tua, dan entah kemana tujuan langkah saya harus dilanjutkan.

Pertimbangan saya masuk di sekolah ini karena STTT adalah sekolah yang berada di bawah Kementerian Perindustrian, kemudian rasa penasaran saya semakin memuncak melihat informasi mengenai tekstil dan garmen yang tidak banyak orang tahu.

Saya putuskan mendaftar dengan jalur PMDK dari hasil nilai rapor selama ini dengan jurusan Teknologi dan Bisnis Garmen. Karena, saya merasa Teknologi dan Bisnis akan terus berkembang pesat dan banyak hal yang dapat dipelajari sekaligus diterapkan dikehidupan saya kelak.”

Boleh dijelaskan apa saja sih yang dipelajari dan bagaimana proses belajar di kampus?

Yang saya pelajari di jurusan TBG (Teknologi dan Bisnis Garmen) sangatlah menarik. Saya belajar sebuah proses dan teknologi dari hulu ke hilir, bagaimana sebuah pakaian dapat kita kenakan. Karena program diploma, maka lebih banyak praktikum yang saya lakukan, dan semua praktikum ini sangat menarik.

Saya belajar membuat pola secara manual dengan hitungan dan rumus-rumus, membuat pola dengan komputer dibantu oleh program yang bernama Gerber, pengetahuan mesin potong kain dengan laser dan air, teknik menjahit dan mesin yang digunakan, serta bagaimana cara membuat pakaian dengan proses penyempurnaan kimiawi atau fisika.

Garmen itu luas, seluruh dunia bisnis dan industri sangat terbuka dengan teknologi garmen.”

Apa asyiknya?

“Sangat menarik karena dari sebuah serat yang berukuran mikro dapat menjadi sebuah tenda dari kanvas namun tidak tembus air. Sangat menarik bagaimana bisa sebuah warna warni tercipta di sehelai benang bahkan segelar kain. Sangat menarik ketika kapas terbakar namun tidak meneruskan api, dan sangat menarik mengapa tebing perlu sebuah anyaman khusus agar tidak longsor.

Bagaimana bisa sebuah kaos dihargai jutaan akan terjawab di jurusan ini. Semua pelajaran adalah hal baru yang belum diketahui sebelumnya, semua praktikumnya pun sama menariknya. Rasanya tidak pernah bosan untuk belajar, karena ini adalah hal baru yang sangat dekat dengan kita namun tidak pernah kita pahami proses di dalamnya.”

Tantangan atau kesulitannya apa?

“Kesulitan satu-satunya adalah tidak merasa hal menarik saat belajar dan tidak merasakan rasa penasaran saat belajar. Solusinya adalah sharing dengan senior karena tidak ada senioritas di kampus ini. Ikutilah Unit Kerja Mahasiswa (UKM) yang sesuai dengan hobi kita (terdapat banyak UKM beberapa diantaranya adalah band, fotografi, seni rupa, teater, otomotof, dan lain-lain). Solusi lainnya adalah mulai belajar dan mencoba bisnisnya, bukalah apa yang sudah dipelajari sebagai lahan belajar untuk membuat sebuah bisnis kecil (konveksi, handcraft, sablon, dan lain-lain).”

Apa skill atau pengetahuan yang dibutuhkan untuk menekuni jurusan tersebut?

Skill atau pengetahuan yang dipelajari semuanya adalah hal baru, hanya diperlukan niat dan bahagia saat belajar. Yakinlah apa yang dipelajari adalah hal yang berguna untuk kita, jangan berpikir itu hal yang sulit untuk dipahami.”

Mengapa kita perlu mempelajari jurusan tersebut?

Apa yang kita pelajari di Teknologi dan Bisnis Garmen tidak akan pernah sia-sia dapat diterapkan di bidang apapun, jika akhirnya tidak bergelut di bidang garmen atau tekstil, ilmunya dapat diterapkan di semua aspek.

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang garmen selain Kamboja, India, Vietnam, dan Tiongkok. Produk buatan Indonesia sangat diminati di pasar dunia terutama Eropa dan Amerika. Hal ini terbukti salah satunya dari brand Uniqlo yang diproduksi hampir 60% di Indonesia. Kemudian pakaian boneka mainan Barbie juga diproduksi 50% di Indonesia.

Jika kemajuan dibidang garmen dapat kita tingkatkan maka Indonesia dapat menjadi Negara yang maju yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakatnya.”

Apa saja peluang karier untuk jurusan tersebut?

“Peluang karir sangat luas, dapat dibilang 1:10 dimana ada 10 perusahaan yang sangat membutuhkan tenaga kerja sedangkan hanya 1 orang yang ada. Kita dapat bekerja di kantor dalam pabrik garmen, sedangkan pabrik garmen sudah tersedia dari barat sampai timur, pilih saja, apply, pasti akan wawancara dan diterima. Selain di pabrik, bisa juga bekerja di perusahaan riset garmen, bahkan di buyer agent (sebuah agen brand dunia yang membuka cabang di Indonesia) salah satunya adalah brand H&M, memiliki buyer agent di Indonesia yang tersebar di setiap daerah, dan masih banyak brand dunia yang lain.

Bahkan untuk menjadi pengusaha sangat mudah karena sudah memahami ilmu bisnis dan teknologi secara garis besar. Ikatan alumni juga sangat erat, sehingga mudah dalam mencari lowongan pekerjaan, tidak perlu bingung diterima atau tidak, bingunglah mau gaji berapa.

Saya lulus bulan Desember 2015, namun saya sudah bekerja dari bulan September 2015, sangat menarik bukan wisuda dengan biaya sendiri karena sudah punya gaji?

Sangat banyak yang seperti saya di kampus, dimana mereka sudah diterima disebuah perusahaan sebelum proses wisuda bahkan saat pembuatan skripsi beberapa dari kami sudah bekerja. Jadi bukan ijazahnya yang ditunggu namun pengetahuan dari mahasiswanya sendiri.”

Bagaimana cara untuk masuk kampus atau jurusan tersebut?

“Proses masuk sebagai mahasiswa ada 2 jalur yaitu PMDK dengan cara mengirimkan hasil rapor dan jalur tes dengan cara mengerjaan soal-soal. Kurang lebih sama dengan proses masuk universitas lainnya.”

Apakah selama studi mendapatkan beasiswa? Bisa diceritakan beasiswa apa itu?

“Ada beberapa perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil dan garmen yang memberikan beasiswa dimana nantinya ketika lulus sudah pasti diterima di perusahaan tersebut, beberapa perusahaan juga memberikan beasiswa untuk melanjutkan study keluar negeri, pastinya sesudah diangkat sebagai karyawan perusahaan tersebut.”

Apa saja syarat untuk mendapatkan beasiswa tersebut?

“Modal utama mendapat beasiswa adalah IPK yang tidak kurang dari 3,00 dan selalu meningkat setiap semester serta kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik.”

Adakah saran untuk adik-adik yang ingin belajar dan melanjutkan studi di jurusan dan kampus seperti kamu?

“Saran saya adalah lepaskan rasa ragu-ragu mulailah melangkah. Tidak untuk terlihat hebat namun menjadi hebat. Jangan mengikuti aliran arus yang salah. Jangan berpikir gengsi, karena gengsi saat ini akan menjadi penyesalan nantinya. Setiap orang terlahir menjadi hebat, istimewa, dan juara. Lalu mengapa kita menganggap diri kita itu tidak memiliki kemampuan, tidak berbakat, atau tidak hebat?

Jadilah pemuda-pemudi yang selalu berkobar dan bersemangat, tantang dirimu sendiri untuk membuktikan bahwa kesuksesan itu hal yang bisa diwujudkan, buatlah kebanggaan dengan menjadi orang berguna. Jangan berpikir mau kerja dimana nanti, namun berpikirlah mau jadi apa. Jadilah orang yang berguna, penuh syukur, dan tulus, maka kebahagiaan datang tanpa prasangka buruk.

Saya tidak bisa jadi pilot karena tinggi badan saya kurang namun saya bisa menerbangkan pesawat. Jadi saya tetap jadi pilot walau tanpa penumpang, toh sama saja saya dapat menerbangkan pesawat.

Tidak ada yang salah dengan diri kita, yang salah adalah cara berpikir kita yang selalu menuntut dan tidak menikmati kemudian memutuskan menjadi tidak bahagia.

Ciri-ciri kita hampir sampai kepada sukses adalah :

  1. Saat kita sudah mulai menyerah
  2. Saat kita sudah mulai merasa jenuh
  3. Saaat kita mulai memaklumkan diri
  4. Saat kita ingin berhenti

So, ambil keyakinan, satu step lagi, satu langkah lagi, tetaplah berlari jangan hiraukan orang-orang yang membunuh impian kita.”

 

Jika ada adik-adik yang ingin bertanya, bersediakah Kakak untuk dihubungi langsung? Kalau iya, silakan isi preferensi channel kontak yang bisa dihubungi. Silakan kosongi jika tidak berkenan atau ada preferensi channel kontak.

 

Line: pratikaindahw15

Twitter: pratikaindahw

Facebook : pratika indah widianingrum

Instagram : pratikaindahw

Email : pratikaindahwidianingrum@yahoo.com

 

 

Demikian sharing Indah mengenai jurusan kuliahnya. Semoga apa yang Indah bagi dapat semakin mencerahkan mencerahkan jalan kalian menuju masa depan, ya! Sampai jumpa di Cerita Kuliah selanjutnya. Ciao! (Shinta)