Hai kawan muda! Baru-baru ini redaksi Wonosobo Muda menerima pertanyaan dari adik-adik pelajar di SMA tentang cara mengatasi rasa malas ketika belajar atau mengerjakan tugas di sekolah. Disadari atau tidak, rasa malas adalah sesuatu yang normal dan terjadi kepada semua orang, iya kan? Nah, tapi bagaimana sih mengatasinya supaya kita tetap bisa optimal dalam menyelesaikan kewajiban kita dan tentunya supaya tidak menghambat masa depan kita. Tim Redaksi Wonosobo Muda telah mengumpulkan beberapa saran dari kakak-kakak kalian tentang bagaimana mengatasi rasa malas ini. Yuk disimak!

  1. Khafidlotun Muslikah (Konsultan IT) : Pahami Konsekuensi dari Rasa Malas kita.

Yang penting dari mengatasi rasa malas sih sebenarnya kita harus menyadari bahwa konsekuensi dari rasa malas nanti akan ada yang dirugikan tidak. Misal orang tua, diri sendiri atau teman-teman kita. Dan apakah kita kuat menanggung risiko dan konsekuensi dari rasa malas itu. Misal karena malas, kita jadi tidak lulus atau nilai jelek karena ketidakmudengan sama pelajaran yang dibiarkan begitu saja, sehingga target-target kita akhirnya tidak tercapai. Coba tanyakan ke diri masing-masing ya, kuatkah kamu menanggung konsekuensi itu? Kalau tidak, jadikan ini penyemangat!

Ada satu quote bagus “mencari ilmu itu memang berat, namun lebih berat hidup tanpa ilmu.”

Kalau saya pribadi, ketika sedang malas kadang saya bawa jalan-jalan ke stasiun, terminal, atau ke mana. Dari situ kadang saya menyadari bahwa banyak orang-orang yang tidak mendapat kesempatan mencari ilmu seperti kita dan jadi bertanya diri sendiri : yakin nih mau malas terus?

  1. Rury Luberti (Sarjana Sastra Belanda UI) : Temukan Motivasi Belajarmu!

Kalau menurut aku, malas belajar dan mengerjakan tugas itu karena kita kekurangan motivasi. Kalau kita tidak tahu esensi menjadi pintar atau paham pelajaran atau gunanya dapat nilai yang bagus itu apa buat kita besok, makanya kita jadi malas-malasan dan tidak mau berusaha. Di sisi lain, mungkin juga kita merasa belajar di sekolah itu suatu keterpaksaan, bukan suatu kebutuhan yang berguna buat kita. Makanya lebih baik kita mencari motivasi belajar. Kalau pinter dan mengerti banyak hal, aku akan dapat apa ya besok? Apakah kuliah yang bagus? Kerjaan yang mapan? Atau Pacar cakep? Hehe. Ayo mencari sisi menyenangkan dari belajar, sesuatu yang bisa membuat kamu senang ketika belajar. Oh iya, sesekali malas untuk recharging diri tidak apa-apa ya, tapi dijaga jangan sampai keblabasan. Rem dengan mengingat kembali motivasi kamu belajar ya. Pokoknya jangan sampai belajar dengan terpaksa ya, tapi coba pahami bahwa proses belajar ini akan bermanfaat buat diri sendiri di masa depan. Percaya deh.

  1. Affix Mareta (Mahasiswa S2 Univ Gadjah Mada) : Kaitkan Pelajaran dengan Hobi atau Kesukaan kita.

Selama ini kita malas karena mungkin kita membatasi diri dari mengeksplorasi dunia. Ada banyak hal yang menarik dan menyenangkan yang bisa dikaitkan dengan proses belajar kita lho. Sebenarnya  pelajaran di sekolah memiliki hubungan dengan hal yang menyenangkan buat kita, kalau kita mau menggalinya. Contohnya, saya hobi main Tamiya, sebenarnya kalau diteliti tamiya bergerak dari baterai. Lalu dari situ kita bedah-bedah ternyata menarik untuk dipelajari. Misalnya lagi teman saya yang kuliah tata boga, ternyata dengan belajar kimia, ia jadi bisa paham tidak hanya proses memasak saja, namun juga bagaimana proses kimiawi sebuah zat data berpengaruh terhadap masakan kita. Lalu ada yang suka puisi misalnya, ia bisa mendapatkan ide dari hal-hal yang terjadi di masyarakat ketika ia belajar sosiologi, misalnya. Nah, lewat cara seperti itu, belajar menjadi lebih menarik kan? Intinya, kita harus menggali ketertarikan dari belajar sesuatu dan berusaha untuk detail jangan membatasi diri ya.

  1. Agnestesia Putri (Sarjana Ekonomi UI) : Sadari diri dan temukan pola belajar masing-masing

Sebenarnya malas itu normal ya, kadang saya juga suka malas belajar. Namun, saya tidak suka jika saya mendapatkan nilai jelek, maka dari itu biasanya saya akan berusaha keras mengalahkan rasa malas saya. Menjelang tes atau ujian, saya akan mengejar hal-hal apa saja yang saya masih belum paham dan ini jadi penyemangat saya. Saya sadar bahwa saya kurang menonjol dalam bidang lain, oleh karena itu saya harus bersemangat di bidang akademis. Nah, teman-teman juga harus menyadari keahlian dan pola belajar sendiri kalian ya. Gali dan gali. Kalau kalian merasa belum menjadi ahli di suatu bidang, masih merasa belum jago apa-apa, ya kalian harus kalahkan rasa malas dalam diri. Oke?

  1. Sutrisno (Konsultan Pajak) : Harus mulai berpikir untuk Masa Depan kita.

Supaya semangat belajar ketika di sekolah itu sebenarnya tinggal dikembalikan ke motivasi kita datang ke sekolah apa. Teman-teman kan sudah SMA, harus mulai memikirkan masa depan. Kita harus mulai berpikir, masuk SMA untuk kemudian sebagai batu loncatan ke perguruan tinggi kemudian bekerja. Kalau kita malas-malasan dalam belajar atau mengerjakan tugas, ingat bahwa itu akan menyusahkan diri kita sendiri untuk masa sekarang atau bahkan nanti. Mungkin sekarang enak malas-malasan, tapi sampai kapan mau begitu terus? Kalau kita malas belajar, apa bisa nanti kita saat menghadapi ujian atau bahkan tes masuk perguruan tinggi? Kalau kita malas mengerjakan tugas, apa bisa yakin nilai rapor kita nanti bisa bagus dan menjadi modal untuk SNMPTN Undangan? Ingat teman-teman, kalau mau malas-malasan terus, diri kita sendiri yang akan rugi ya.

  1. Alfinda Jevi Veradik (Diploma Komunikasi Undip) : Manfaatkan Waktu dengan Baik.

Kalau aku sih suka membuat daftar kegiatan harian yang harus dilakukan hari ini. Hari mau ngapain aja, meskipun kadang tidak semua hal sempat dikerjakan hari itu. Namun, ini menjadi penyemangat agar aku tidak malas-malasan, harus memanfaatkan waktu dengan baik. Nah, makanya ketika di dalam kelas, sebisa mungkin fokus memperhatikan pelajaran di dalam kelas, jadi ketika di luar kelas aku bisa melakukan hal lain dan tidak harus belajar keras lagi, cukup mengulang sebentar. Aktif di kelas juga membantu memahami pelajaran lho, tidak usah takut kalau pertanyaan kita dianggap tidak berbobot. Kalau bosan belajar sendiri, coba ajak teman buat belajar bareng. Cari teman yang selalu semangat dalam hal apapun, jadi kita juga bisa tertular. Nah, kalau belajarnya sudah efektif, waktunya kan bisa untuk hal lain, bersantai dan bermain misalnya. Karena, kadang malas itu muncul karena proses belajar kita kurang efektif. Oh iya, jangan lupa berdoa dan cari gebetan buat nemenin belajar, hehehe…

 

Nah, teman-teman, bagaimana? Semoga tips-tips dari kakak-kakak kita bisa membantu ya dalam mengatasi rasa malas kalian. Ingat, yang bisa mengalahkan rasa malas itu diri kita sendiri. Jadi ayo mulai gali diri kita masing-masing, jangan sampai rasa malas mengalahkan kita, karena pada akhirnya orang-orang malas akan mendapatkan kerugian di masa depan! Kalau kalian butuh motivasi dan inspirasi buat masa depan, silakan klik wonosobomuda.com ya, ada banyak inspirasi yang bisa teman-teman dapatkan. Semoga Sukses!

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0