Tulisan ini adalah karya peserta program Kelas Menulis yang diadakan atas kerja sama dari Wonosobo Muda dan Indika Foundation.

Imbas pandemi Covid-19 telah memukul semua bidang perekonomian masyarakat. Terlebih para petani menengah kebawah yang benar-benar merasakan ekses finansial akibat pandemi. Dalam hal ini pertanian di Kabupaten Wonosobo dengan 180 ribu lebih warganya yang bergantung pada sektor agraria merasakan berbagai dampaknya. Salah satu dampak yang paling terasa adalah menurunnya harga jual hasil panen.

Harga jual berbagai komoditas pertanian turun dari harga biasanya. Semenjak beberapa bulan terakhir, harga jual berbagai komoditas sayuran anjlok hingga setengah harga dari biasanya. Bahkan hingga sekarang, meskipun kebijakan lock down telah dicabut harga berbagai sayuran tidak kunjung membaik.

Seperti biasanya, harga sayur di tingkat petani sendiri selalu fluktuatif dan tidak mudah ditebak. Petani tidak dapat memperkirakan secara pasti harga jual sayuran pada saat waktu panen. Biasanya para petani hanya menuruti harga pasar sebagaimana yang ditentukan pengempul, sehingga sudah menjadi hal umum bagi petani untuk menjual secara untung-untungan. Ketika masa panen tiba petani tidak dapat menentukan harga sendiri. Petani biasanya hanya mengiyakan harga pasar, jika beruntung meraka mendapat harga tinggi atau juga sebaliknya. Hal ini tentu karena tidak ada pilihan lain.

Terlebih semenjak pandemi keadaan petani benar-benar berbeda. Hingga sekarang harga jual berbagai komoditas pertanian masih saja rendah. Lihat saja harga jual waluh yang biasanya kisaran harga Rp.500-Rp.1.000 per kg kini hanya seharga Rp. 150 per kg, seledri biasanya seharga Rp.1.000-Rp.2.000 per kg kini Rp.500 per kg. Salah satu produk sayuran yang masih cukup mendapat harga jual tinggi adalah daun bawang yakni sebesar Rp.6.000 meskipun pada harga biasanya bisa lebih mahal. Melihat begitu masifnya imbas pandemi dalam sektor agraria, sudah seharusnya petani menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan kembali perekonomian pasca pandemi.

Oleh MH Yahya

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0