Hai sobat WM, bagi kamu yang baru lulus kuliah atau sedang menjadi pejuang amplop coklat (jobseeker), kali ini saya ingin membahas tentang salah satu pekerjaan yang masih dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang, yaitu profesi seorang Salesman, sebenarnya seperti apa sih pekerjaan seorang Sales? Dan kenapa kamu harus mempertimbangkan untuk berkarir di bidang tersebut?

 

Setiap pekerjaan mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung pada passion atau sudut pandang tiap individu dalam mencari pekerjaan. Namun dewasa ini banyak ditemukan para jobseeker yang masih memandang sebelah mata pekerjaan sebagai seorang Sales, apalagi bagi seorang lulusan sarjana. Istilah untuk tenaga penjual yang satu ini memang sering mendapat predikat negatif, seperti sering memaksa orang membeli produknya atau mengganggu ketenangan. Karena cap negatif tadi, pada akhirnya banyak orang yang enggan menjalani profesi tersebut. Tapi, jangan salah. Para salesman ini justru memiliki peran yang sangat besar bagi kelangsungan hidup perusahaan. Para tenaga penjual inilah yang menjadi ujung tombak dari suatu perusahaan.

Sangat sedikit yang menjadikan sales pilihan utama dalam berkarier. Seringnya berhadapan dengan salesman door-to-door atau yang ada di pusat-pusat perbelanjaan membuat orang-orang merasa terganggu dan berpikiran negatif terhadap “Sales”. Akibatnya, berkarier di bidang tersebut memiliki stigma yang kuat di masyarakat, stigma yang sudah melekat terlalu lama menyebabkan banyak sarjana enggan menekuni karier sales. Kebanyakan dari mereka merasa bahwa kualifikasi yang mereka miliki terlalu tinggi untuk “hanya” bekerja sebagai sales. Tetapi, apakah benar mereka overqualified ? Apakah kamu salah satu yang pernah merasa seperti itu? Memangnya karier di bidang sales seperti apa sih, sampai banyak yang merasa overqualified dan lebih memilih untuk menjadi pengangguran terdidik daripada menjadi seorang sales?

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang belum lama merilis kondisi ketenagakerjaan Indonesia per Februari 2019, menunjukan tren penurunan tingkat pengangguran terbuka sejak Februari 2016, Namun kendati secara agregat angka pengangguran menurun, dilihat dari tingkat pendidikannya angka pengangguran lulusan diploma dan universitas justru meningkat, yang dinilai menjadi salah satu penyebab peningkatan pengangguran terdidik tersebut adalah masih banyak pencari kerja atau fresh graduate yang terlalu pilah-pilih dalam mencarai pekerjaan.

Lulusan Sarjana kok mau jadi sales, apa nggak sayang ijazahnya? Anggapan inilah juga yang membuat angka pengganguran di negeri ini masih banyak. Namun perlu diketahui bahwa posisi Salesperson menjadi salah satu profesi yang paling dicari oleh perusahaan. Permintaan atas tenaga penjual ini boleh dibilang selalu ada. Permintaan di posisi sales sangat besar, Pengelola situs penyedia informasi lowongan kerja karier.com pun mengakui hal tersebut. Menurut karier.com, empat bidang pekerjaan yang paling banyak dicari oleh perusahaan adalah sales dan marketing, accounting dan finance. Karena itu, peluang berkarier sebagai tenaga penjual di perusahaan selalu terbuka.

Nah, di sini saya ingin berbagi beberapa poin utama kenapa sales perlu dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan karier, terutama bagi para fresh graduate.

Ingin Cepat Naik Jabatan dan Gaji? Jadilah Sales!

Sales mempunyai kelebihan percepatan karier yang tinggi”, Setidaknya itulah penuturan Febrina Melva Irene Siahaan, konsultan karier di konsultankarir.com. Umumnya masing-masing perusahaan punya standar Key Performance Indicators (KPI). Khusus sales ini, KPI-nya tunggal, yakni jumlah produk/jasa yang laku. Tak perlu ada penilaian lain. Yang penting, semakin banyak produk yang berhasil dijual, semakin besar kemungkinan naik jabatan. Makanya kariernya cepat naik. jika kamu memutuskan untuk terus berkarier di jalur ini, bukan tidak mungkin posisi sebagai Sales Manager, Sales Supervisor, Kepala cabang, bahkan memperoleh posisi sebagai manager dapat kamu raih dalam usia muda.

Komisi Tinggi Sejalan dengan Hasil Kerja

Selain mendapatkan gaji pokok tiap bulan, bagian sales atau penjualan biasanya mendapatkan besaran komisi yang cukup menggiurkan. Selain komisi, sales juga mendapatkan bonus dari pencapaian target yang diberikan perusahaan. Ini juga masih belum ditambah dengan tunjangan lainnya jika bekerja di lapangan untuk bertemu dengan konsumen. Dengan banyaknya komponen pendapatan ini, apa masih takut jadi sales?

Relasi Tanpa Batas

Sebagai Sales, kamu akan terbiasa membangun sebuah jaringan/networking. Ketika kamu berhasil mengatur dan mengelola relasi dengan baik, relasi atau orang-orang tersebut bisa menjadi relasi yang profesional yang kuat, yang dapat meningkatkan hubungan baik dengan calon customer potensial melalui customer sebelumnya. Relasi yang luas juga bisa menjadi modal penting, dengan bertambahnya koneksi tentunya akan mempermudah kamu dalam menjalankan dunia usaha jika suatu saat kamu ingin menjadi seorang wirausaha.

Pengetahuan dan Keterampilan Baru yang Bisa Diaplikasikan di Dunia Bisnis

Berkarier di bidang sales memberi kamu kesempatan untuk belajar lebih banyak, mulai dari cara mengoperasikan bisnis, mendapatkan keuntungan, membuat keputusan, hingga berkomunikasi dan bernegosiasi dengan konsumen. Kamu akan terlatih untuk menjadi seseorang yang gigih dalam mencapai target yang telah ditentukan.

Biar bagaimana pun “sales adalah koentji” bagi sebuah perusahaan untuk maju dan berkembang. Lowongan kerja sebagai sales juga seringkali menempati posisi tertinggi untuk kategori jumlah iklan lowongan. Sayangnya, tenaga kerja yang baru masih banyak yang menganggap posisi sales sebagai posisi yang kurang prestisius, enggak keren dan lain-lain.

Sekiranya itu adalah gambaran dan keuntungan menekuni karir sebagai tenaga penjualan, karena pada umumnya setiap pekerjaan pasti mempunyai kelebihan dan kekuranganya masing-masing, kembali pada setiap diri individu pencari kerja, Seperti berkarier di bidang lainnya, bekerja menjadi sales juga dibutuhkan perjuangan. Namun yang membedakan dengan posisi yang lain adalah pencapaian atau kesuksesan seorang sales itu sangat terlihat. Sehingga tidak heran, mereka yang berkarier sebagai sales  bisa mendapat kenaikan jabatan lebih cepat bila dibandingkan posisi lain. Selain itu, pekerjaan menjadi Sales menurut saya adalah profesi pekerjaan prospektif. Pemahaman yang harus ditanamkan kepada diri setiap individu pencari kerja. Mental, Ilmu, Relasi, dan modal seorang wirausaha bisa didapat hanya dengan menjadi seorang Sales. Bukti nyata bahwa banyak sekali pengusaha-pengusaha yang sukses dan mengawali karir bekerja menjadi seorang sales, seperti Chairul Tanjung, Olivia Antoni, Joe Kamdani dan masih banyak contoh pengusaha sukses lainnya.

Jadi masih takut jadi sales? semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan sobat WM terutama untuk fresh graduate mengenai profesi seorang sales, dengan harapan mampu mengurangi keraguan atau bahkan merasa overqualified untuk memilih profesi tersebut.

Referensi

Yosepha Pusparisa. 2019. Angka Pengangguran Lulusan Universitas Meningkat di https://katadata.co.id/infografik

Nurfathia Yasmin. 2017. Alasan sales merupakan bidang karir menjanjikan di https://glints.com/id

 

Oleh : Alam Iqbal

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0