Ada banyak pilihan bagi anak-anak muda untuk memulai karier mereka. Ada yang bekerja kantoran, menjadi PNS, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, atau bahkan membuka bisnisnya sendiri. Beberapa waktu lalu, Tim Redaksi Wonosobo Muda sempat memuat 7 Anak Muda Wonosobo yang Memulai Bisnis dari Nol. Nah, kali ini kami akan mengangkat profil anak-anak muda yang memilih jalan yang agak lain daripada yang lain, yaitu Sekretaris Desa! Dengan semakin pentingnya peran dan wewenang desa di masa depan bagi pembangunan di Indonesia, tak pelak peran Sekretaris Desa juga semakin urgent. Ia tidak hanya sebagai orang nomor dua paling berpengaruh di sebuah desa, namun juga sebagai otak bagi keberlangsungan ide-ide kreatif pembangunan dan administrasi di desa. Inillah kisah tiga anak muda Wonosobo yang mendapatkan jabatan Sekretaris Desa bahkan sebelum usia mereka genap 25 tahun! Siapa saja mereka? Mari disimak!

  1. Tatag Taufani Anwar (Sekretaris Desa Kadipaten, Selomerto)

Pemuda yang satu ini adalah salah satu Sekretaris Desa termuda di Kecamatan Selomerto, atau bahkan mungkin di Kabupaten Wonosobo. Sarjana Ilmu Pemerintahan dari Universitas Diponegoro, Semarang ini dilantik menjadi Sekretaris Desa saat usianya masih 23 tahun. Ia adalah salah satu sosok anak muda daerah berprestasi dan mencintai seni-budaya. Berbagai penghargaan di tingkat provinsi hingga nasional dalam bidang seni-budaya, literasi, hingga cerdas cermat pernah ia raih. Yang terbaru, pemuda yang hobi mendalang ini baru tergabung dalam Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN). Lalu bagaimana sosok Tatag ketika menjadi Sekretaris Desa di Desa Kadipaten? Bagaimana ia menjalani perannya?

Kisah selengkapnya: Tatag Taufani – Perjalanan Aktivis Seni Budaya menjadi Sekretaris Daerah Termuda

  1. Sandia Rini (Sekretaris Desa Wonosari, Kecamatan Wonosobo)

Pemudi yang satu ini tidak usah diragukan lagi kecerdasannya. Ia adalah seorang Sarjana Teknik Elektro lulusan Universitas Indonesia dan berhasil menyisihkan puluhan pendaftar posisi Sekretaris Desa untuk Desa Wonosari. Tak hanya itu, ia satu-satunya dari puluhan pendaftar tersebut yang nilainya memenuhi syarat. Ia tak hanya membuktikan bahwa sebagai seorang perempuan dari kota kecil bisa meraih gelar Sarjana Teknik, namun juga siap membuktikan bahwa ia juga bisa mengabdi sebagai Sekretaris Desa. Perjalanannya hingga sampai di posisi sekarang tidaklah mudah. Berbagai tantangan dan kesabaran harus ia hadapi. Namun, ia tak pernah menyerah dan selalu berpikir positif atas apa yang ada dalam hidupnya. Bagaimana perjalanan Rini hingga menjadi Sekretaris Desa Wonosari? Apa saja tantangannya?

Kisah selengkapnya: Sandia Rini – Kisah Sarjana Teknik UI Pulang Mengabdi ke Desa

  1. Senditya Erlangga Joko Saputro (Sekretaris Desa Sambirejo, Kecamatan Selomerto)

Pemuda kelahiran 15 April 1993 ini adalah seorang Sarjana Pendidikan Geografi dari Universitas Negeri Semarang. Semasa kuliah, ia sempat membuka usaha kafe es krim di Semarang dan bahkan sempat diganjar sebagai Top 10 pengusaha terbaik di kampusnya. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan dalam hidupnya, akhirnya Sendi mengambil sebuah keputusan besar untuk pulang kampung. Pemuda yang pernah meraih juara 3 Karate tingkat Nasional ini kini menjadi Sekretaris Desa Sambirejo setelah menjadi kandidat dengan nilai tertinggi di desa tersebut. Kini, aktivitas sehari-harinya dihabiskan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat desa, bahkan setelah jam kantor usai. Sebagai sosok Sekretaris Desa, Sendi memiliki banyak gagasan untuk memajukan desanya. Apa saja gagasan tersebut? Bagaimana perjalanan Sendi menjadi seorang Sekretaris Desa?

Kisah selengkapnya: Senditya Erlangga – Melepas Usaha Kafe demi Pulang Kampung Membangun Desa

Perjuangan anak-anak muda ini baru saja dimulai. Namun, keberanian mereka patut diacungi jempol dan menjadi teladan bagi anak-anak muda lainnya untuk mulai berani keluar dari zona nyaman dan mengabdi di desa-desa. Masa depan Indonesia ada di desa. Masa depan negeri ini juga tergantung dari peran anak mudanya. Tatag, Rini, dan Sendi adalah contoh anak-anak muda Wonosobo yang siap mengambil peran bagi kemajuan Indonesia. Mereka berani, bagaimana dengan kawan muda? Semoga menginspirasi ya!

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0