Kelulusan SMA sudah beberapa hari lalu diumumkan. Kamu termasuk salah satunya? Ya, kelulusan SMA bukan akhir, tapi awal menuju apa yang kamu cita-citakan dan pekerjaan yang kamu impikan. Rencana pasca SMA gak harus kuliah kok. Bisa saja kamu mau menekuni suatu bidang, misalnya bisnis. Tapi saran saya, selama kamu mampu (secara fisik), dan ada sesuatu yang kamu tertarik ingin perdalam, gak ada salahnya kuliah. Manfaatnya banyak sekali, salah satunya menambah jaringan dan memperluas sudut pandang kita. Kalau kamu khawatir tentang finansial, sebenarnya tidak perlu khawatir, karena banyak beasiswa yang akan membiayaimu dari awal, seperti Bidik Misi.

Nah, bagi yang punya rencana kuliah, sudah tahu mau kuliah di mana? Apa masih galau? Jurusan kuliah bisa menentukan mau jadi apa kita nantinya. *walaupun bisa jadi pekerjaan kita tidak sama dengan ilmu yang kita pelajari selama kuliah*. Sepertinya cukup penting untuk kita mempertimbangkan secara matang jurusan apa yang mau dipilih. Orang tua kadang sudah punya gambaran dan rekomendasi jurusan.  Tapi, yang akan menjalanikan kita sendiri, jadi pertimbangan tentang apa yang kita suka juga penting.

Mau sharing sedikit, saya juga pernah lho merasakan galau mau ambil jurusan apa di kuliah. Orang tua sih menganjurkan masuk ke sekolah kedinasan. Waktu lulus SMA benar-benar bingung mau kemana. Akhirnya iseng mencoba daftar ujian di salah satu PTN dengan pemilihan jurusan yang agak ngasal. Pengennya kalau gak kesehatan, ekonomi atau teknologi. Akhirnya diterimalah di salah satu jurusan kesehatan. Satu tahun berlalu. Sepertinya tidak cocok. Lalu memutuskan mencoba ikut tes masuk lagi di jurusan teknologi. Tanpa diharapkan, diterima. Empat tahun berlalu. Lulus. Acara pindah jurusan membuat saya sadar, saya buang-buang waktu *dan juga uang.Haha. Tapi yasudahlah,  toh bisa jadi pelajaran buat orang lain dan saya sendiri khususnya. Jadi usahakan jangan seperti saya ya, hehe.

Nah, bagaimana sih kiat-kiat untuk menemukan jurusan yang pas, terutama pas dengan diri sendiri?

  1. Kenali minatmu

Mungkin sebelum atau sesaat setelah lulus SMA, ada baiknya kita mulai menanyakan Kediri sendiri tentang masa depan. Misalnya pekerjaan impian, atau hal apa yang kamu tertarik dan semangat untuk didalami. Kamu bisa memulainya dengan mendaftar aktivitas apa saja yang diminati, bidang ilmu apa yang ingin dipelajari, topic apa yang menarik perhatianmu, apa yang kamu suka atau apa yang menginspirasimu. Biasanya hal-hal yang menyangkut diri kita akan lebih mudah untuk dipahami jika dituliskan. Jadi tulis saja dulu J.

Oia, jika kamu kesulitan menemukan minatmu apa, sekarang ada banyak sekali website yang menawarkan layanan pengenalan potensi diri, gratis pula, seperti www.sokanu.com

  1. Kenali kemampuanmu

Hal yang juga menjadi pertimbangan adalah tentang kemampuanmu. Kamu bisa menanyakan hal berikut : Apa kelebihanmu dan kekuranganmu? apa keterampilan yang kamu punya? Bagaimana kemampuanmu dalam keterampilan-keterampilan tersebut?Bidang apa yang kamu kuasai lebih dari pada bidang lain?

Oia,dalam mengenali semua tentang dirimu, jangan buru-buru menyimpulkan jurusan. Tulis saja dulu. J

  1. Kenali apa yang ingin kamu capai

Secara tidak sadar, setiap manusia punya nilai-nilai dalam hidup yang ingin dicapai. Duh maksudnya apa kakak? Misalnya saja, ada orang yang dasarnya suka menolong orang banyak, ada orang yang suka kenyamanan dan kepastian dalam bekerja, ada orang yang  mencari pekerjaan dengan gaji tinggi, ada orang yang bekerja apapun asal bisa memberi manfaat ke orang lain, atau ada juga yang bekerja karena ingin status tertentu misalnya manager.

Kamu yang mana? Sebenarnya tidak ada yang salah untuk memilih apapun, yang penting jangan bekerja untuk niat yang jahat atau karena ingin merugikan orang lain. Nilai-nilai yang ingin kamu capai tersebut menentukan profesi atau peran apa yang mau ditekuni. Misalnya dengan menjadi guru kamu bisa menolong banyak orang lain untuk lepas dari kebodohan. *asek.
Lagi, tulis saja dulu.

  1. Kumpulkan macam-macam karir di jurusan yang kamu minati

Setelah mengulik-ngulik tentang diri sendiri, coba juga untuk mencari banyak informasi mengenai macam-macam karir di jurusan yang kamu targetkan. Misalnya jurusan perkapalan nanti biasanya jadi apa sih. Jangan salah ya, satu macam jurusan itu bisa menghasilkan berbagai profesi. Informasi seperti ini banyak sekali di situs resmi kampus terkait atau bisa ditemui  di brosur fakultas terkait. Jika kamu ingin informasi yang gak biasa dan lebih lengkap, coba tanya mahasiswa yang sudah kuliah di jurusan yang kamu ingin tau atau tanya alumni yang sudah bekerja. Biasanya alumni lebih banyak punya pandangan tentang karir.

  1. Putuskan karir atau pekerjaan yang ingin kamu jalani

Setelah menulis dan mengumpulkan informasi, coba baca semua tentang diri sendiri yang sudah ditulis. Kombinasikan dengan informasi karir yang telah kamu kumpulkan. Kira-kira apa pekerjaan yang ingin didalami dan cocok untuk masa depanmu? Apakah karir itu mungkin untuk diwujudkan melalui jurusan yang kamu minati?

Biasanya untuk menentukan ini, orang tua juga ingin ikut ambil bagian. Orang tua mempunyai saran yang kayaknya pantas untuk jadi pertimbangan juga.

Kamu bisa membuat banyak daftar karir, bisa lebih dari satu.

  1. Buat prioritas jurusan

Pada langkah 5, kamu sudah membuat daftar karir yang cocok dengan dirimu dan informasi yang sudah kamu cari. Sekarang waktunya membuat daftar jurusan yang ingin dimasuki. Apa jurusan yang kamu minati dan bisa membuka jalan untuk mewujudkan daftar karir/pekerjaan yang telah dirancang? Kamu bisa menulis/memilih lebih dari satu.

Dari daftar tersebut, kamu bisa mulai membuat prioritas jurusan. Mana yang paling disukai, mana yang kedua disukai. Jika kamu berencana mengikuti tes seleksi masuk, biasanya akan diminta mengisi prioritas jurusan, pilihan pertama dan kedua apa. Kamu juga bisa mencari tau, kira-kira jurusan di kampus yang dituju mempunyai jumlah persaingan yang banyak atau tidak.

  1. Belajar dan berdoalah

Jangan lupa untuk terus berusaha dan berdoa memohon yang terbaik ya.Hasil kadang bukan kuasa kita. Diterima atau enggak erat kaitannya dengan rejeki. Jika memang sudah rejeki, pasti akan menghampiri. Apapun hasilnya adalah yang terbaik. Tugas kita hanyalah berusaha.

Akhir kata, kuliah di manapun adalah jalan. Yang perlu temen- temen persiapkan mulai sekarang adalah tujuan akan menjadi apa di masa depan. Jika tujuan sudah ada, cari jalannya, salah satunya dengan kuliah. Berusaha dan berdoalah dengan sungguh-sungguh. Nanti juga ketahuan jalannya.

 

(Apid)

Diadaptasi dari : https://www.livecareer.com/quintessential/college-major-worksheet

 

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0