Kuliah di luar negeri, gratis. Siapa sih yang gak mau? Selain bisa mendapat ilmu yang lebih mumpuni, kuliah di luar negeri juga bisa memperluas koneksi, dan mendapat banyak pengalaman hidup yang tidak semua orang bisa mendapatkannya. Namun, sebagian teman- teman mungkin belum tahu bagaimana cara nya mendapat beasiswa kuliah di luar negeri.

Beberapa waktu lalu tim Wonosobo Muda sudah merangkum kisah salah satu kawan muda Wonosobo, Geni Isno Murti yang berhasil mendapat beasiswa S2 ke luar negeri, tepatnya di Jerman. Selain berbagi kisah hidupnya, beliau juga sempat memberikan tips untuk bisa mendapat beasiswa di luar negeri.

1. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

Ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi, dan yang paling penting adalah kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan melalui sertifikat seperti TOEFL IBT (internet based) atau IELTS. Persyaratan score untuk TOEFL atau IELTS berbeda beda setiap universitas, tapi rata-rata mensyaratkan score IELTS 6 atau 6.5, sedangkan TOEFL IBT minimal 80. Nah bagaimana jika belum tahu score kita berapa? Cobalah ikut test preparation IELTS atau TOEFL yang diadakan oleh lembaga, atau bisa juga dengan mengerjakan soal soal yang ada di buku, lalu hitung hasilnya. Dengan begitu, kita akan mengetahui kemampuan kita saat ini sejauh mana. Jadi bisa diperkirakan kira kira apa yang harus dilakukan untuk mencapai score yang diminta. Selain itu, tips dari Mas Geni adalah membiasakan untuk menggunakan Bahasa Inggris, misalnya membaca artikel, menulis, mengikuti komunitas dan membiasakan berbicara Bahasa Inggris dengan teman sebaya. Yang terpenting dalam belajar bahasa adalah konsisten.

Oia, sebagai info tambahan, apa ya bedanya TOEFL dan IELTS. Secara penggunaan, TOEFL dibutuhkan di negara Amerika dan sebagian Eropa. Untuk IELTS dipakai di kebanyakan negara Eropa, bahkan ada yang mewajibkan IELTS.

2. Update Informasi

Mendapatkan beasiswa bisa dibilang perpaduan antara usaha doa dan rejeki. Selain berusaha meningkatkan kemampuan bahasa inggris, hal yang harus diperhatikan adalah mencari informasi dan memperhatikan setiap update informasi. Menurut Mas Geni, ada jutaan beasiswa yang menurutnya justru masih membutuhkan orang untuk menjadi penerimanya. Jadi bisa disimpulkan kesempatan amat terbuka lebar. Misalnya ada beasiswa yang sedang popular sekarang yaitu LPDP, yang baru menerima 50% dari jumlah kuota yang disediakan. Informasi tentang LPDP bisa dilihat di sini.

3. Mencari Tahu dari Orang yang Berpengalaman

Usaha yang tidak kalah penting adalah menjaga silaturahim dengan teman-teman dan jangan malu untuk saling berbagi cerita dengan para penerima beasiswa atau teman yang sedang mencari beasiswa ( beasiswa hunter) bahkan kepada orang yang tidak kita kenal sekalipun. Biasanya dari mereka kita akan mendapatkan banyak sekali informasi, bahkan kita bisa meminta tips untuk membuat dokumen-dokumen aplikasi seperti cara membuat motivation letter, menulis CV dll. Tidak hanya itu, dari mereka kita dapat memperoleh semangat.

Blog Wonosobo Muda juga telah banyak memuat kisah beberapa penerima beasiswa di menu Kisah.

4. Mendaftar

Selanjutnya pastikan kita MENDAFTAR, karena banyak dari kita yang telah memiliki pengetahuan yang cukup baik secara bahasa, pengalaman kerja, maupun informasi tetapi tidak pernah mendaftar. Persyaratan dan dokumen yang lumayan banyak mungkin membuat agak malas untuk mendaftar. Tips untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat target pendaftaran dalam jangka waktu mingguan. Misalnya seminggu kita luangkan waktu sekitar 4 jam untuk melengkapi 1 aplikasi yang diminta oleh provider beasiswa , jika kita cicil satu persatu dokumen maka tidak akan terasa berat di belakangnya.

5. Jika Gagal, Coba Lagi

Jika sudah berusaha namun masih menemui kegagalan, coba terus sampai berhasil. Setiap usaha pasti akan ada hasilnya, meskipun bukan saat ini, tapi bisa jadi di masa mendatang. Dan keberhasilan tidak ditentukan dari kepintaran atau kejeniusan. Kejeniusan belum tentu berlaku dalam hal ini.

“Saya yakin kalian bisa karena saya yang bukan orang jenius bahkan cenderung rata-rata kebawah saja sudah membuktikannya. Sabar dan doa, saya bisa yakinkan pada teman-teman semua, bahwa kita pasti bisa mendapatkan apapun yang ingin kita raih asalkan, konsisten dan sabar. Kadang kita menemui hambatan tapi kalau kita konsisten insya allah bisa kita lalui. ” – Geni Isno Murti

6. Meminta Doa

Tips terakhir adalah meminta doa dari orang tua. Doa memang tidak kelihatan langsung hasilnya, tapi yakinlah bahwa doa itu sangat berarti, apalagi doa orang tua kita 🙂

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0