WM Ngangsu Kawruh edisi 7 mengambil tema tentang belajar bahasa Inggris yang efektif. Kali ini dibawakan oleh Agus Ferani, Alumni Sastra Inggris Universitas Sains Al Quran.

Topik yang menjadi diskusi antara lain:

1. Apa saja yang harus dipelajari dalam bahasa inggris

2. Gimana cara memulainya dan Tips cepat bisa bahasa inggris

3. tips konsisten belajar bahasa inggris

Setiap edisi Ngangsu Kawruh, kami juga memberi kesempatan untuk tanya jawab dan diskusi interaktif.

  1. Hal yang Harus Dipelajari dalam Bahasa Inggris

Ada 4 keterampilan yang diujikan ketika mempelajari bahasa inggris. Yaitu listening, writing, reading dan speaking. Empat  keterampilan tersebut kurang lebih bisa menjadi tolak ukur apakah seseorang itu bisa berbahasa inggris atau tidak. Tentunya, orang dianggap bisa berbahasa inggris ketika mereka bisa berbicara (speaking)walaupun ada kemungkinan tidak bisa di penulisan (writing). Ada yang pintar menulis/writing dalam bahasa inggris tp ‘kurang’ di aspek speaking. Kemungkinan orang  akan mengira bahwa bahasa inggrisnya kurang bagus. 

Balik ke poin utama. Paling tidak ketika belajar bahasa inggris kita harus mempelajari tentang grammar. Grammar adalah tata bahasa. Gimana biar ngomong nya tertata dgn benar adalah dgn memahami grammar (walaupun sebenernya dalam komunikasi no need to be so Grammar. Yg penting sama2 mudeng.) mencakup pembahasan ttg tenses, preposition, dll.  Dalam bahasa inggris kita harus menaruh kata sifat sebelum kata benda. Contohnya seperti blackboard, blue sky, dll.

Selanjutnya adalah tenses. Dlm bahasa inggris ketika kita berbicara ttg hal yg sudah, sedang  atau akan terjadi adalah dgn menerapkan tenses. Ada 16 tenses yg harus dipahami dlm bbljr bhs inggris. Saat belajar tenses, selain memahami pola-pola penyusunan seperti subject +verb + object, yang lebih penting lagi adalah kapan pola tersebut diimplementasikan dan Pada saat situasi apa kita memakai tense tersebut.

Selain grammar adalah pronounciation atau pengucapan. Apa yang diucapkan berbeda dengan apa yang tertulis. Kita bisa belajar phonetic dulu biar bisa mengucapkan (dengan hampir seperti native). Phonetic itu ilmu yg kurang lebih membahas ttg gimana suatu huruf diucapkan. Setelah memahami phonetic, referensi yang umumnya dipakai adalah kamus oxford. Kita bisa berlatih pronounciation dengan membaca tulisan phonetic nya. Tulisan phonetic itu tulisan yg didalam kurung (di kamus). Contoh : book ( bu:k). Tulisan book dibaca (bu:k). (U:) itu berati pengucapan huruf u nya panjang. Kurang lebih seperti itu.

2. Memulai Belajar dan Tips untuk Belajar

Biar semangat dan progresnya cepat,  bisa dimulai dengan jatuh cinta atau memotivasi diri dahulu.  Caranya bisa dengan mendegarkan lagu lagu barat, film-film barat, atau misalnya kepingin banget ke luar negeri.

Selain itu, harus rajin-rajin menambah kosa kata. Menambah Kosa kata bisa didapat dengan menerjemahkan artikel2, lagu2 dan atau nonton film.

Berteman dengan orang yg bisa bahasa inggris. Lumayan banget kalau punya partner yang bisa bahasa inggris. Karena selain bisa diajarin, kita juga bisa langsung praktik dan dikoreksi kalau ada kesalahan.

Latihan menulis. Menulis diary misalnya. Walaupun tidak ada kejadian spesial atau menyedihkan, memaksa dori sendiri menuliskan apa yang kamu lakukan setiap hari bisa menjadi solusi biar grammarnya semakin bagus. Atau kalau nulis diary males, bisa juga dgn buat caption/status berbahasa inggris.

Lalau masih malu berbicara dengan orang lain, berbicaralah dengan diri sendiri.

Dengan merekam, kita akan tahu apakah pengucapan kita benar atau masih medok. Yang jelas, biar tidak medok memang butuh waktu.

3. Tips Agar Konsisten Belajar Bahasa Inggris

Pertama, Menurut saya, konsisten atau tidak itu tergantung niat kita. Biar bisa konsisten dalam banyak hal memang butuh proses. Namun, Ketika kita menganggap bahasa inggris itu penting, kemungkinan kita akan belajar seserius mungkin. Nah soal konsisten itu sebenarnya balik ke diri sendiri. Saya merasa bisa konsisten belajar bahasa inggris karena emang suka sama bahasa inggris dulu. Jadi kalau ada sesuatu yang berbau bahasa inggris, jadi suka baca2 atau kalau ada kata2 yg gak tahu artinya langsung buka kamus. Biar bisa konsisten, bisa juga dengan nulis apa2 dalam bahasa inggris.

Sesi Tanya Jawab

Kenapa lebih mudah menerjemahkan dari Bahasa Inggris ke Indonesia daripada Indonesia ke inggris?

Kalau inggris ke indonesia itu masuk ke kemampuan “reseptif”, sedangkan kalau indonesia ke inggris itu masuk ke kemampuan “produktif”. Produktif (biasanya utk writing dan speaking) tu akan susah karena banyak faktor, seperti kekurangan kosakata, struktur, dll. Kalau reseptif itu mudah, karena kita udah punya basic-nya bahasa yg disasar, yaitu bahasa indonesia.

Tips untuk mudah menguasai speaking bagaimana?

Modal dari speaking itu listening, modalnya writing itu reading. Tergantung kebutuhan mau yg diperbagus yg mana. Kalau butuh buat akademik dulu, ya banyakin readingnya, baru nulis. Kalau lebih butuh buat komunikasi langsung ya banyak2in denger2in orang inggris ngomong, lalu tirukan. Sebenernya di bahasa mana pun itu dasarnya belajar bahasa asing adalah menyontek, meniru, dan menghafal kosakata(dan frasa). Grammar itu nomor kesekian.

Kadang yg jadi kendala ketika belajar english, adalah lingkungan yg berkata “sok kemenggres”. Bagaimana mengatasinya?

Biasanya terjadi di lingkungan yang memang belum familiar sama bhs inggris. Tapi lama kelamaan cuek sama anggapan kemenggres itu. Karena ketika berada di ligkungan/forum akademis, emang lebih sering pake bhs inggris. Mempunyai temen yg jadi talk buddy, jadi klo ketemu kadang mulai deh nyapa atau mempersilahkan duduk dengan bhs inggris juga bisa

Apa saja prioritas tenses yang mesti dipelajari? Dan tenses apa aja yg paling sering dipake?

Setidaknya ada 5 tenses.

1. Simple present

2. Past tense

3. Present continous

4. Present perfect tense

5. Future tense

6. Perfect Continous

Sekian, semoga bermanfaat 🙂

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0