Halo teman-teman sekolah menengah di Wonosobo, tidak terasa ya sebentar lagi kita akan segara lulus dari sekolah tercinta. Gimana nih, udah siap daftar kuliah? Atau masih bingung nentuin jurusan? Kami dari Wonosobo Muda memiiki beberapa rekomendasi jurusan kuliah yang belum lazim diketahui, tapi patut dicoba. Salah satunya yaitu jurusan yang telah digeluti oleh teman kita Muslimah. Yuk simak seperti apa jurusan yang ditekuni Muslimah berikut ini.

 

Halo Muslimah, Boleh ceritakan, sekarang sedang kuliah dimana dan menekuni jurusan apa?
Saat ini saya sudah menyelesaikan perkuliahan saya di program studi Teknologi Bioproses, Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia.

 

Wow, jurusan teknologi bioproses rasanya belum lazim diketahui. Mengapa memilih jurusan dan kampus tersebut?

“Awalnya saya memilih jurusan tersebut karena melihat namanya yaitu “Bioproses” yang saya asumsikan banyak mempelajari bidang ilmu kesukaan saya Biologi. Saya agak kurang tertarik dengan biologi murni, terlalu rumit dalam bayangan saya, jadi saya memilih biologi terapan. Terlebih waktu itu keketatannya masih rendah, jadi saya lebih optimis bisa diterima.”- Ujar Muslimah.

Meski fakultas tersebut keketatannya rendah di tahun 2011 saat Muslimah masuk, tapi ternyata saking kece-nya program studi ini, di tahun 2013, atau sekitar 5 tahun sejak dibuka, Teknologi Bioproses sudah memperoleh akreditasi A dari BAN PT. Temen-temen bisa bayangin dong bagaimana kerennya program studi ini.

 

Apa saja yang dipelajari dan bagaimana proses belajar di kampus?

“Secara garis besar kalau adik-adik mengambil fakultas teknik, kalian pasti akan banyak bertemu cabang ilmu Fisika, di jurusan apapun, meski nanti porsinya berbeda-beda. Kemudian masuk ke departemen, kalau mendengar departemen Teknik Kimia, maka yang akan dipelajari berikutnya adalah cabang ilmu kimia, dan khusus program Teknologi Bioproses kalian akan belajar cabang ilmu biologi. Kalau saya ibaratkan seperti orang memasak, Bioproses itu seperti kita hendak memasak satu menu makanan, dimana bahan bakunya adalah biologi yang dimasak dengan teknik-teknik fisika dan mengalami perubahan menjadi satu jenis makanan lezat karena terjadi reaksi kimia. Jangan lupa, untuk mengerjakan semuanya hitungan matematis juga diperlukan.

Kalau bicara proses belajar, Bioproses termasuk departemen yang proses belajarnya sangat menyenangkan. Memiliki dosen pembimbing yang sangat kooperatif, bahkan bisa kalian datangi untuk bertanya di luar jam kuliah. Pola belajarnya biasanya kita diberikan materi di kelas, kemudian ada tugas mandiri dan tugas kelompok. Sebagian besar biasanya tugas kelompok sehingga kita lebih banyak belajar dengan sistem kerja sama. Jadi jangan takut kalau merasa kurang mumpuni di salah satu keilmuan, contohnya saya yang kurang mahir di keilmuan fisika dan kimia, sepanjang perkuliahan banyak dibantu teman-teman satu angkatan, dan juga membantu teman lain di bidang yang saya kuasai.

Kita juga difasilitasi dengan praktikum di laboratorium, kemudian satu bidang yang menunjang saat kita bekerja adalah kita diajarkan software-software technic process.

Kalau ingin tau detail kurikulum boleh PM ke kakak yang kuliah disana atau alumninya, bisa juga download guidebooknya di https://eng.ui.ac.id/sarjana-kelas-regular/ Tutur Muslimah.

 

Apa asyiknya kuliah dijurusan tersebut?

“Kalau ditanya apa asyiknya, banyak sekali. Kuliah itu seperti simulasi, saat kalian nanti berada di lingkungan masyarakat secara mandiri, bukan lagi sebagai anak mama papa, tapi sebagai diri kalian sendiri. Terlebih untuk program studi Teknik Kimia dan Teknologi Bioproses, bagi kalian yang suka ilmu sains terapan, kalian akan belajar membuat produk kalian sendiri, dan kalian akan belajar merancang pabrik untuk produk kalian, sesuatu yang sangat menarik.”

 

Apa tantangan atau kesulitan yang di hadapi dan bagaimana cara mengatasinya?

“Tantangannya umum dan hampir semua program studi mengalami. Saat kalian menjadi mahasiswa, kalian akan mengikuti kelas lebih sedikit daripada saat kalian SMA. Tapi waktu belajar kalian akan terasa seperti 24 jam. Kalian harus pandai mengatur waktu. Seringkali anak teknik juga harus bermalam di kampus karena tugas harus dikerjakan berkelompok. Tapi ini justru menjadi sisi yang menyenangkan, karena teman-teman bisa banyak belajar mengatur waktu dan memanfaatkan waktu dengan baik.

Selain perubahan waktu belajar dan beraktivitas, kalian juga mengalami perubahan pola hidup, terutama bagi teman-teman yang merantau. Tanpa orang tua, kalian harus menyiapkan segala sesuatunya sendiri, ini berat dan kadang melelahkan, tapi hal ini sangat berguna, apalagi bagi perempuan bisa untuk melatih kehidupan berumah tangga kelak.

Tantangan berikutnya adalah mengatur keuangan sendiri. Bagi sebagian anak yang jatah kirimannya pas-pasan atau bahakan kurang, ini sering jadi masalah. Tapi tidak perlu khawatir, di lingkungan mahasiswa banyak peluang melakukan kerja sampingan. Yang paling populer adalah menjadi pengajar les privat, karena tidak memakan banyak waktu tapi gajinya lumayan. Saya juga  termasuk pengajar privat, yang sudah saya tekuni sejak semester 2 kuliah sampai lulus, lumayan uangnya bisa digunakan untuk menambah biaya hidup sehari-hari, bahkan sisanya  bisa digunakan untuk jalan-jalan berama teman-teman. Yang paling penting, pengalamannya dapat dijadikan referensi untuk mengisi CV saat akan melamar kerja.”

 

Apa skill atau pengetahuan yang dibutuhkan untuk menekuni jurusan tersebut?

“Sebenarnya kalau soal penguasaan mata pelajaran tertentu tidak harus terlalu jago, yang penting kalian mau belajar. Skill yang lebih penting menurut adalah mau belajar, pantang menyerah, dan mau bersosialisasi. Ini lebih penting dari pada kalian jago fisika, kimia, matematika, dan biologi. Tentu, jika kalian menguasai suatu mata pelajaran akan jadi nilai plus, karena memungkinkan kalian lebih cepat paham memperoleh nilai-nilai bagus saat kuliah. Tapi kalau dirasa masih kurang jago, yang penting kalian mau belajar dan tidak menyerah untuk berusaha.”

 

Apa saja peluang karier untuk jurusan tersebut?

“Kalau kalian mau memulai karir dengan bekerja, ranah kerja lulusan program studi ini cukup luas. Dari yang lurus seperti bekerja di pabrik-pabrik kimia, pabrik makanan, pabrik consumer goods, kosmetik, farmasi, oil and gas, kementerian, akademisi, dan lainnya. Kemudian yang sedikit menyimpang seperti saya bekerja di trading (ekspor impor), perbankan, on line shop, menjadi bagian marketing di beberapa perusahaan, dan lain-lain. Kalian juga bisa bekerja menjadi konsultan engineering atau konsultan di perbankan. Cukup luas lapangan kerjanya, bisa dipilih sesuai minat kalian.

Sebagai tambahan gambaran, saat kalian memilih bekerja di pabrik, biasanya kalian akan bekerja di area produksi, quality control, waste treatment, research and development, atau warehouse. Ini posisi yang umum, meski banyak juga yang ditempatkan di luar posisi ini.”

 

Bagaimana cara untuk masuk kampus atau jurusan tersebut?

Di Universitas Indonesia sendiri ada 3 jalur penerimaan mahasiswa, yaitu menggunakan nilai raport, tes bersama nasional, dan tes mandiri UI. Detailnya bisa di lihat di website UI karena biasanya sistem dan berbagai ketentuan jalur masuk diperbaharui dari tahun ke tahun.

 

Apakah selama studi mendapatkan beasiswa? Apa saja syaratnya?

“Alhamdulillah iya. Selama studi saya mendapat beasiswa Bidik Misi. Beasiswa tersebut berasal dari pemerintah yang mencakup pembiayaan untuk seluruh biaya pendidikan, pokoknya kita sudah bisa langsung berangkat kuliah saja, tiap semester tidak perlu bayar sudah bisa registrasi. Kemudian ditambah uang saku juga, nominalnya mungkin yang masih kuliah yang lebih update. Selain itu bidik misi juga membekali kita dengan pelatihan-pelatihan dan seminar yang sangat bermanfaat. Pada jaman saya syarat utamanya dari keluarga kurang mampu, detailnya banyak sekali, bisa dilihat di http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/ .”- Tutur Muslimah

 

Boleh dijelaskan bagaimana proses hingga akhirnya mendapatkan beasiswa tersebut?

“Di jaman saya proses pendaftara beasiswa sekaligus disatukan dengan pendaftaran SNMPTN nya. Jadi kita menyatakan mengambil jalur itu sekaligus beasiswa bidik misi. Nanti kalau kita dinyatakan diterima di kampus tersebut, maka kampus akan melanjutkan seleksi berkas bidik misinya. Karena saya pernah menjadi salah satu tim verifikasi, sebenarnya yang terpenting sudah diterima di kampusnya, karena untuk beasiswa asalkan semua sesuai dengan ketentuan Dikti, insya’allah pasti lolos.” Cerita Muslimah

 

Adakah saran untuk adik-adik yang ingin belajar dan melanjutkan studi di jurusan dan kampus seperti kamu?

“ Berbicara tentang saran, mungkin secara umum akan saya bagi menjadi 3, yaitu:

  1. Baca baik-baik kurikulumnya, jangan tergiur semata oleh lapangan kerja, apalagi jika orientasi ambil jurusan agar nanti bisa kerja di perusahaan elit semata. Pastikan kalian punya minat dan kalian merasa siap untuk belajar dengan kurikulum tersebut.
  2. Saat memilih kampus juga jangan semata karena gengsi, coba pertimbangkan kesiapan kalian untuk berada di kampus tersebut, bisa dengan baca-baca di internet atau tanya pada kakak-kakak kelas yang ada disana.
  3. Pastikan mendapat restu orang tua terkait jurusan dan kampus pilihan. Restu orang tua adalah sumber kekuatan saat kalian belajar.

 

Kalau super penasaran boleh juga langsung hubungi saya, insya’allah saya dengan senang berbagi cerita dengan adik-adik.” – Ujar Muslimah.

 

Jika teman-teman berminat dengan jurusan tersebut dan ingin bertanya, silakan hubungi kak Muslimah pada kontak di bawah ini:

 

Line: muslimahst11

Facebook : muslimah.granger

Terima kasih sudah berbagi cerita kak! Your story may create history for the next generation J

(Firliyana)

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0