Hai sobat Wonosobo Muda! Masih semangat kan meraih mimpi dan cita-cita? Pasti dong. Kali ini Tim Redaksi Wonosobo muda telah mewawancarai seorang pemuda asli Wonosobo yaitu Heny Setyawan, atau Heny. Kini ia bekerja di Jakarta Selatan sebagai Software Engineer. Kita simak langsung yuk hasil wawancaranya!

Halo Heny, Selamat Malam. Bagaimana kabarnya?  

Iya, selamat malam, alhamdulillah dalam keadan baik.

 

Boleh ya berbagi cerita sedikit tentang diri kamu. Sekarang kerja sebagai apa, serta di mana?              

Boleh, boleh. Kebetulan sekarang saya bekerja di XSis Mitra Utama sebagai Software Engineer. Xsis merupakan perusahaan penyedia IT Expert bagi perusahaan lain, jadi ada penempatan untuk karyawannya. Saat ini saya ditempatkan di XL Axiata, di divisi IT Touchpoint and Fulfillment.

 

Wah, keren sekali! Software Engineer itu sebenarnya apa saja sih yang dikerjakan? Khususnya yang kamu kerjakan sekarang hehe… Boleh tahu dong ya?

Software Engineer pekerjaannya adalah software engineering atau rekayasa perangkat lunak. Software engineering sendiri sebenarnya ada banyak jenisnya. Nah, di XL saya ditempatkan di Middleware. Middleware sendiri tugasnya adalah untuk menghubungkan antara Front-end dan Back-end.

Karena XL Axiata merupakan perusahaan telekomunikasi, maka core business-nya juga di telekomunikasi. Nah, tim middleware ini yang bertugas untuk membuat layanan yang disediakan oleh XL Axiata. Contoh mudahnya, ketika anda dial *123# kan muncul pilihan-pilihan. Itu merupakan tanggung jawab dari middleware.

Contoh lain, ketika customer membeli suatu paket, pasti kan pulsanya terpotong, kemudian paket tadi dibeli dan dilekatkan ke nomor customer. Middleware juga yang bertugas untuk membuat logic dari proses itu. Ya kurang lebih sih seperti itu.

 

Wow, jadi yang selama ini anda yang bertanggung jawab agar pembelian paket data saya tidak meleset ya? Keren banget, keren banget. Dengan tugas dan tanggung jawab tersebut, apakah kamu saat ini sudah mencintai pekerjaan kamu? 

Hahaha, itu memang pekerjaan tim middleware. Tapi sebenarnya bukan saya sih, karena saya kan masih baru. Project yang diberikan juga masih yang sederhana dan tidak mempunyai impact besar ke perusahaan.

Saat ini saya sedang berusaha untuk mencintai. Karena bagaimanapun ini adalah bidang baru dan saya belum mempunyai pengalaman maupun gambaran tentang pekerjaan ini.

 

Wah wah, rendah hati ya Heny ini. Kalau begitu bisa nggak diceritakan suka dukanya pekerjaan ini?            

Suka duka ya. Sukanya sih, kerja di XL Axiata suasananya santai, kebanyakan karyawan di divisi IT juga masih muda, jadi bisa lebih mudah untuk mengakrabkan diri. Kalau dukanya, di sini kita harus aktif bertanya jika memang ingin tahu tentang sesuatu. Apalagi bagi karyawan baru dan belum mempunyai pengalaman di bidang ini. Kalau pasif bisa dipastikan kita tidak mendapat kemajuan.

 

Apa sajakah skill yg diperlukan untuk menjadi Software Engineer? Bisa dijelaskan dong…      

Untuk menjadi software engineer sebenarnya lebih baik jika kita menentukan platform mana yang ingin kita tekuni, apakah web, desktop atau mobile. Nah, dari situ kita bisa menentukan bahasa pemrograman mana yang diperlukan. Oh iya, untuk menjadi software engineer setidaknya kita harus mempunyai logika yang baik, kemampuan coding dan juga kemampuan debugging.

Skill-nya lumayan ya… Lumayan sulit, haha. Tapi menarik sekali. Jurusan kuliah apakah yang sekiranya bisa membantu kita memiliki skill yang dibutuhkan tersebut?

Sebenarnya skill juga semakin terasah ketika kita sudah mulai bekerja. Kebetulan saya lulusan matematika, dan ada minat juga untuk menjadi software engineer.

Wah, jadi bukan dari Teknik Informatika atau Ilmu Komputer ya kuliahnya? Bisa dong diceritakan sedikit belajar matematika di mana dan bagaimana kuliahnya dulu…   

Iya bisa dibilang begitu. Saya lulusan prodi Matematika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Semasa kuliah dulu, bisa dibilang saya menjalaninya lempeng saja. Kegiatan organisasi juga kurang. Bisa dibilang tidak ada yang spesial.

Kalau yang dipelajari di kuliah apa aja?

Tentunya mempelajari matematika, haha. Yang jelas kita tidak diajarkan untuk menemukan rumus baru. Lebih tepatnya kita diajarkan untuk mencari tahu bagaimana sebuah rumus bisa diperoleh. Di prodi Matematika juga diajarkan tentang logika berpikir secara ilmiah, yang dapat diterapkan di hampir semua penelitian yang dilakukan. Sebenarnya Matematika itu ilmu yang dasar dan menjadi bahasa yang menjelaskan berbagai fenomena, jadi peluang penerapannya sangat banyak sekali.

Prodi ini memiliki 5 konsentrasi yang dapat dipilih pada semester ke-6, yaitu: Statistika, Matematika Terapan, Komputer, Analisis Geometri dan Aljabar. Kebetulan saya memilih  konsentrasi Komputer yang berisi 6 mata kuliah: Algoritma, Pemrograman dan Desain Web, Sistem Informasi dan Basis Data, Kecerdasan Buatan, Pemrograman Berorientasi Objek dan Jaringan Komputer. Saya juga menambah satu mata kuliah pilihan lintas konsentrasi yaitu Teori Pengkodean dari konsentrasi Aljabar.

Pertanyaan terakhir nih… Ada tips/saran/pesan yang ingin disampaikan tidak untuk anak-anak muda yang ingin menjadi software engineer atau kuliah di prodi Matematika?             

Jangan bosan dan takut untuk belajar dan mencoba. Kemudian jangan berpikiran negatif bahwa kita tidak bisa, itu malah akan menghambat kita. Mungkin itu ya.

Jangan takut juga kuliah di matematika, sekarang kesempatan bekerja sangat luas terutama di perusahaan startup dan perusahaan yang memiliki divisi IT. Banyak pekerjaan yang muncul baru beberapa tahun belakangan seperti Data Scientist, Data Engineer, System Engineer, UI/UX Developer dan lain-lain. Yang penting selalu berusaha menjadi ahli dalam bidang yang ditekuni.

Hebatnya… Terima kasih ya, Heny, sudah menyempatkan waktu untuk bercakap dengan Wonosobo Muda. Semoga sukses selalu ke depannya ya!

(Chandra)

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0