Kreatif. Kata itu terbesit ketika saya sedang menikmati indahnya tatanan kota Bandung. Kota Bandung dengan arsitekturnya yang dirancang sedemikian rupa berhasil mengantarkan pikiran saya pada satu hal, yaitu kreativitas. Ya, di era digital yang semakin lama semakin tidak mudah ditebak seperti sekarang ini, kreativitas adalah segala-galanya. Belum lagi jika kita melihat produk teknologi masa kini di sekitar kita yang semakin lama semakin canggih dalam penciptaannya, semua itu berhasil dibuat berkat adanya kreativitas. Entah mengapa, mendengar kata kreatif begitu menarik di telinga saya, hal itulah yang membuat saya ingin berbagi bersama kawan WM dengan bahasan mengenai kreativitas.

Membicarakan perihal kreativitas rasanya tidak jauh-jauh dari imajinasi, daya cipta, ide dan kecerdasan pikiran. Kemudian terpikir oleh saya, sadar atau tidak sadar selama ini bagi kita kreativitas begitu dekat dengan seniman, orang yang memiliki bakat seni. Padahal sebenarnya kreatif tidak hanya milik mereka para seniman, tetapi milik semua orang. Siapapun berhak menjadi kreatif dengan caranya masing-masing. Seperti yang dikatakan oleh Austin Kleon dalam bukunya “Steal Like An Artist” dia mengatakan bahwa “Creativity is not magic. Creativity is for everyone”, saya setuju dengan Austin Kleon, kreativitas bukan hanya milik sebagian orang, tetapi milik siapapun bagi mereka yang mau melatihnya.

Lalu, bagaimana cara menjadi kreatif?

Kreatif itu berbeda,

Kreatif itu membalikan cara pandang,

Kreatif itu butuh niat  kuat.

            Demikian kutipan dari buku “Sila ke-6 Kreatif Sampai Mati” karya Mas Wahyu Aditya @Maswaditya, founder ganti baju[dot]com dan juru bicara dari KDRI (Kementerian Desain Republik Indonesia). Kita semua memiliki satu senjata yang bisa kita andalkan, yaitu imajinasi. Kreatif adalah bagaimana kita meramu imajinasi yang ada pada pikiran kita, kreatif adalah bagaimana kita beraksi dalam mewujudkan imajinasi kita. Namun, meskipun begitu, mengumpulkan imajinasi maupun ide terkadang merupakan permasalahan tersendiri  bagi setiap orang. Percaya atau tidak, dalam hal meramu imajinasi, mencuri karya orang lain adalah salah satu cara untuk menjadi kreatif. Tetapi, mencuri disini tentu saja memiliki penafsiran khusus. Meng-copy karya orang lain bukan lantas menjiplak, bukan berarti kita mengambil seluruhnya karya orang lain, tetapi kita mengambil inspirasi dari karya orang lain yang dirasa lebih hebat dibanding kita. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena di dunia ini ide yang kita pikirkan sudah dapat dipastikan sudah pernah dipikirkan bahkan dikerjakan oleh orang lain pula. Jadi, memiliki ide yang sama seperti orang lain adalah hal yang wajar. Mencuri karya orang lain disini maksudnya dapat kita artikan dengan mencari inspirasi. Mencari inspirasi dari orang lain bukan berarti kita melupakan orisinalitas, jika kita hendak mengembangkan kreativitas, kita harus berani berkarya meskipun dengan meniru orang lain, pada akhirnya nanti kita akan menemukan style atau gaya dan orisinalitas dari karya kita sendiri jika kita tidak berhenti berlatih. Gambarannya, jika kita ingin memiliki karya hebat, berkacalah pada karya-karya hebat, jika kita ingin menghasilkan tulisan yang hebat bacalah buku para penulis hebat, jika ingin menciptakan lagu dengan nada yang indah, dengarkan dan belajarlah dari musisi yang hebat. Selain itu, menjadi kreatif berarti kita harus berani mencoba hal baru. Dalam kehidupan yang serba konseptual ini, kita dituntut untuk berpikir lebih dari sederhana saja. Kita harus berani mengambil langkah besar untuk perubahan besar. Membebaskan diri dari ketakutan yang ada dalam diri kita merupakan salah satu cara untuk bisa meramu imajinasi yang kita miliki, seperti menghilangkan pikiran bahwa karya kita nantinya akan jelek. Setelah kita meramu imajinasi, memulai inovasi kreatif, jangan pernah lupa untuk menjadi dirimu sendiri!

Di era yang semakin maju ini, karya-karya kreatif anak bangsa sangatlah diharapkan dalam mendukung Indonesia untuk menjadi negara yang memberdayakan kreativitas dalam menggerakan industri berdaya saing. Semangat kreativitas merupakan gelombang baru bagi Indonesia dalam transformasi setiap subsektor yang ada pada tubuh negara Indonesia. Dan saya yakin, Indonesia tidak akan pernah habis ide kreatifnya, Indonesia tidak akan pernah mematikan harapan untuk menjadi negara adidaya yang disegani dalam berkarya. Dan sebagai pemuda, kitalah yang diharapkan untuk terus menyalakan semangat berkarya!

Kreativitas bukan hanya milik seniman, tetapi milik semua orang. Selamat meramu imajinasi!

(Shinta Devi)

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0