keuangan

Sebagai mahasiswa biasa, kita pasti sering merasa kekurangan uang di akhir bulan, ‘kan? Mau minta orangtua nggak enak, tapi kantong sudah kering kerontang. Beberapa dari kita mungkin bekerja paruh waktu untuk mendapatkan uang tambahan, dan beberapa lainnya terpaksa duduk pasrah kelaparan sambil mengelus-elus perut. Nah, buat golongan terakhir ini mimin punya solusi mantap buat mengatur keuangan.

Yang pertama, biasakan mengelompokkan pengeluaran. Cara ini bisa dimulai dengan mencatat rencana pengeluaran dalam sebulan, memasukkan uang sebesar biaya pengeluaran ke dalam amplop, dan mencatat pengeluaran apa saja yang sudah dilakukan serta kalau perlu simpan struk pembelian. Misalnya nih, kamu akan belanja bulanan, bayar kos, bayar listrik, dan beli makanan. Siapkan saja beberapa amplop dan namakan mereka sesuai dengan kebutuhan yang akan kamu beli. Setelah belanja, jangan buang struk pembeliannya. Catat berapa banyak uangmu keluar dan kalau perlu tempel struk belanjaan itu di buku catatan pengeluaran. Biasanya cara ini efektif digunakan untuk mengontrol berapa banyak sebenarnya pengeluaranmu selama sebulan dan lari ke mana saja uang bulananmu.

Kedua, batasi pengeluaran uang. Buatlah skala prioritas, mana yang penting, harus dibeli, boleh dibeli, dan nggak perlu dibeli. Coba lihat kembali daftar belanjaanmu serta catatan pengeluaranmu sehari-hari. Tentukan mana yang menjadi kebutuhan pokok dan mana yang merupakan kebutuhan hura-hura saja. Nggak jadi masalah kalau kamu menggunakan uang bulanan untuk senang-senang, yang jadi masalah adalah ketika kamu harus nombok atau malah ngutang di akhir bulan. Selain nggak sehat, ngutang juga mengakibatkan kantong kurus lebih cepat di bulan berikutnya. Percayalah.

Terakhir, menabunglah wahai Anak Muda! Eyang Titiek Puspa juga tahu, menabung itu bikin untung. Kamu bisa mulai menabung di bank maupun di dalam celengan ayam yang bisa kamu beli di warung sebelah. Kamu nggak perlu mematok nominal terlalu tinggi dalam mengisi celengan ayammu, yang penting dalam menabung adalah konsistensimu. Ungkapan “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” bukanlah isapan jempol belaka. Barangkali uang yang kamu tabung segopek demi segopek nantinya akan bisa kamu jadikan sebagai modal usaha atau justru menjadi penolongmu saat kamu membutuhkan dana mendadak.

Itu tadi adalah tips dari mimin dalam mengelola keuangan bulanan. Kamu bisa cek tips selengkapnya di: http://www.erlangga.co.id/kampus/7774-tips-dan-trik-mengelola-keuangan-bagi-mahasiswa-.html. Semoga tips dari mimin bermanfaat. Kalau kamu punya tips yang lebih yahud, kamu boleh share di kolom komentar di bawah ini. Ciao!

 

Shinta Devi

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0