WM Ngangsu Kawruh #1: Belajar Copywriting dan SEO
Kali ini Wonosobo Muda punya program baru untuk para anggotanya, yaitu WM Ngangsu Kawruh yang dilakukan melalui grup Whatsapp Wonosobo Muda. Anggota WM yang menguasai bidang tertentu akan berbagi tentang ilmu dan pengalamannya selama menekuni bidang tersebut. Tujuannya aga para anggota terpacu untuk belajar hal baru dan tidak bosan menjadi pembelajar.
Tadi malam adalah episode pertama WM Ngangsu Kawruh dengan tema Copywriting dan SEO. Pemateri kali ini adalah Chandra Erlangga, seorang Copywriter yang sedang bekerja di salah satu startup e-commerce di Jakarta. Agar semua orang bisa juga ikut belajar, setiap materi WM Ngangsu Kawruh akan diposting di menu Tips dan Informasi. Yuk simak materi episode perdana berikut ini.
Copywriting
Nah copywriting itu apa sih? Kita lihat dulu definisi dari copywriter menurut Merriam-Webster:
Copywriter | Noun | copy·writ·er | ˈkä-pē-ˌrī-tər |
a writer of advertising or publicity copy
Jadi bisa disimpulkan kalau copywriting adalah kegiatan menulis naskah untuk iklan ataupun publisitas. Ada beberapa hal yang berkaitan dengan copywriting.
1. Blogging
Nah ini pasti sudah pada familiar, bahkan ada banyak yang sudah punya blog pribadi kan? Sayangnya nge-blog untuk perusahaan sedikit berbeda dibanding dengan nge-blog pribadi. Kalau nge-blog pribadi hal apapun bisa jadi bahan asal nggak melanggar UU ITE, apapun isinya: curahan hati, review, profil geng kalian di kelas, semua bisa ditulis.
Di blog perusahaan ada banyak isu sensitif yang nggak boleh dibahas seperti politik dan gosip. Saya harus memposisikan perusahaan sebagai pihak yang netral. Nggak boleh juga membahas kompetitor, ya tahu sendiri lah kenapa ^^”a. Ada banyak pilihan topik, namun biasanya harus disesuaikan dengan demografi pembaca/pengunjung situs. Karena perusahaan saya banyak dikunjungi laki-laki pecinta teknologi, maka saya banyak bikin artikel tentang itu.
Membuat artikel di blog bisa berapapun panjangnya, yang penting enak dibaca. Rule-nya adalah satu paragraf tidak boleh melebihi 3 baris supaya tidak kelihatan numpuk dan bikin pembaca lelah. Jangan lupa dikasih gambar juga 😀 Selain itu juga karena ini blog e-commerce, jualannya kan banyak. Sering saya sisipkan link untuk belanja di situs kami karena itu juga kan sebenarnya tujuan bikin blog perusahaan, jualan.
2. Web Copy
Kenapa kadang kalau kalian ngetik “beli sepatu adidas”, lalu muncul situs zalora di entri pertama pencarian? Itu karena sebenarnya di halaman sepatunya zalora sudah dipasang web copy untuk keperluan SEO. Tapi kalian kalo lihat halamannya nggak pernah ada tulisan panjang. Ya karena diletakkan di paling bawah halaman hanya demi SEO saja.
Selain itu kadang deskripsi yang muncul di google dengan yang muncul di halaman berbeda. Itu tandanya situs tersebut menggunakan ‘meta description’ yaitu suatu deskripsi yang hanya muncul pada search engine (tidak ada di halaman aslinya).
3. Microcopy
Yang ini adalah bagian dari user interface/user experience. Bahasa Indonesia ya antarmuka pengguna. Maksudnya adalah bagian dari pengalaman pengguna ketika menggunakan situs seperti navigasi, alur transaksi, dan lain-lain. Microcopy dibuat untuk mengarahkan pengguna ke proses navigasi yang benar.
Microcopy harus singkat, padat dan jelas karena biasanya space-nya terbatas. Tidak boleh mengandung dua arti juga. Contohnya adalah keterangan label pada isian form, dan lain-lain.
Untuk webcopy itu biasanya dibawah2kan ya, trus itu sebenernya masuk ke apa sih? Page sendiri kah atau postingan? Atau apa sebenarnya?
Web Copy nempel ke halaman tertentu, jadi misal web copy untuk kategori Sepatu di lazada, itu nempel di halaman kategori sepatunya. Gunanya utamanya untuk dongkrak SEO, tapi bisa juga untuk menjelaskan ke customer di halaman kategori Sepatu ada apa saja.
SEO (Search Engine Optimizer)
Tapi apa sih SEO itu sebenarnya? SEO adalah akronim dari Search Engine Optimization. SEO adalah suatu teknik yang membuat halaman yang kita tulis di internet bisa muncul ke halaman pertama pencarian ketika ada yang mencari kata kunci tertentu yang berhubungan dengan artikel kita.
Pentingnya apa sih? Misal kita punya blog jualan kecoa nih, kalau setiap kali ada orang mencari kata kunci “beli kecoa” dan blog kita jadi yang pertama ada di google, pasti banyak yang masuk ke blog kita kan? Dan tentunya kesempatan kita untuk menjual kecoa jadi makin banyak 😀 Ilustrasinya seperti itu.
Tidak hanya bisa digunakan untuk jualan, untuk keperluan lain juga bisa. Misal ingin artikel kita tentang beasiswa dibaca banyak orang, tulislah artikel tersebut dengan memperhatikan SEO. Nah, di sini saya akan jelaskan sedikit ya tentang SEO sesuai dengan apa yang saya tahu, Nanti di akhir teman-teman bisa bertanya, koreksi maupun menambahkan 😀
1. Cara kerja Mesin Pencari
Untuk membuat artikel kita masuk ke halaman mesin pencari (dalam hal ini Google Search, karena paling banyak digunakan), tentu kita harus tahu juga bagaimana sebenarnya Google Search bekerja. Namun sejujurnya saya pun tidak tahu, karena seiring waktu Google Search terus dikembangkan oleh teknisinya dengan algoritma pencarian yang lebih mutakhir dari sebelumnya.
Yang saya tahu adalah kalau dulu kepadatan kata kunci (keyword) adalah satu-satunya yang diperhitungkan Google. Jadi makin banyak kamu masukkan kata kunci ke artikelmu, pasti bisa jadi juara di halaman pencarian. Sayang google ini makin pintar, kini kalau kamu gunakan teknik yang dulu pasti akan dikira sebagai postingan sampah, jadi nggak akan masuk halaman pencarian.
Algoritma google kini bisa memeriksa konten sebuah artikel. Apakah ditulis oleh manusia atau robot? Apakah tulisannya relevan dengan keyword yang dimaksud? Apakah dikunjungi banyak orang? Apakah dikunjungi dan dibaca banyak orang? Apakah dibagikan dan dikutip di banyak tempat? Tapi itu kerjaan Google kok, yang harus dipikirkan adalah bagaimana membuat konten yang berkualitas sehingga memenuhi semua itu.
2. Melakukan riset keyword
Nah, setelah membuat konten yang berkualitas, teknik SEO bisa diterapkan dengan menyisipkan kata kunci tertentu. Ingat ya, menyisipkan bukan membanjiri. Dan nggak bisa sembarang kata kunci yang disisipkan. Harus kata kunci yang saling berhubungan. Terus cara nyarinya gimana?
Saya biasanya pake Google Trends dan Google Search. Google Trends bisa memberikan wawasan tentang seberapa sering kata kunci tertentu dicari, kata-kata kunci yang berhubungan, bahkan apa yang sedang trending saat ini di Google Search. Coba aja cek di trends.google.com. Bisa banget disesuaikan dengan negara dan periode-nya, karena tahu sendiri kan trend itu mudah berubah.
Untuk Google Search saya gunakan untuk mencari LSI (Latent Semantic Indexing) Keyword ??. Ini maksudnya adalah kata kunci yang sering dicari dan berhubungan dengan kata kunci yang kita riset, meskipun tidak memuat kata kunci tersebut. Coba search “obat kecoa” ⚡⚡, di bagian bawah halaman pencarian ada banyak keyword yang disarankan oleh google. Nah keyword ini bisa juga loh dimasukkan ke artikel yang sedang dibuat ??✍?. Ada lagi sebenarnya namanya Google Keyword Planner tapi saya belum ada kesempatan buat nyoba make, mungkin ada yg mau berbagi nanti.
3. Penempatan Keyword
Ini juga jangan dilupakan ‼. Meski kepadatan keyword sedikit, bisa juga masuk halaman pertama google karena penempatan keyword-nya. Ada beberapa tempat yang menjadi titik panas yang sering digunakan Google untuk menggali informasi dan mencocokkan dengan keyword.
A. Title/ Judul
Judul pasti akan muncul di mesin pencari. Pastikan keyword utama diletakkan di judul yaa.
B. Slug
Yang ini adalah tulisan yang terdapat di link. Misalnya situs kita bernama www.lalalala.com kemudian kita membuat artikel tentang “obat kecoa”, maka artikel tentang obat kecoa sangat baik sekali kalau ditaruh di www.lalalala.com/mencengangkan-obat-kecoa-ini-bisa-bunuh-kecoa-sedunia-dengan-satu-semprotan.
Karena di bagian belakang link-nya ada “obat-kecoa”, ini menambah nilai plus di mata Mbah Google ??. Kalau di platform blogging ternama biasanya sudah ada fitur untuk bikin slug sendiri. Kalau nggak ada, biasanya otomatis ambil dari judul.
C. Headings
Heading ini maksudnya kalau di dalam artikel kita membuat poin-poin, taruhlah 1-2 keyword di judul poin-poin tersebut. Ini bisa menambah daya tarik kita di pencarian google lo
D. Meta Description
Seperti yang sempat disinggung tadi, ini adalah deskripsi yang muncul di mesin pencari, namun nggak ada di halaman sebenarnya. Di platform blogging Medium bisa diset di pengaturan tiap artikelnya. Di WordPress bisa kalau pakai plugin Yoast SEO. Kalau di platform blogging yang belum bisa, biasanya akan mengambil dari paragraf pertama. Jadi usahakan untuk naruh keyword di paragraf pertama.
itu tentang penempatannya ya, masih ada satu lagi trik supaya SEO terdongkrak.
4. Share!
Google akan menilai apakah halaman kamu berguna dengan mengecek apakah artikel kamu dishare linknya di banyak tempat.
Jadi share artikel yang sudah kamu buat sebanyak-banyaknya ke teman-teman kamu, ke facebook, ke twitter, ke tempat lain selama masih relevan dan nggak mengganggu. Tapi jangan nyepam ya
Menanggapi, jadi misal aku pengen nulis, tentang wonosobo muda, agar SEO terdongkrak, paragraf awal harus ada key word wonosobo dan muda yak
Yak betul sekali. kalo bisa malah “wonosobo” dan “muda”-nya dijejerkan karena kalau dipisahkan rasanya sakit. Maksudnya agar google lebih fokus mas biasanya dijejerkan karena kita anggap itu satu keyword.
Oiya, seo berlaku buat pencarian di sosial media juga ga, semisal youtube, instagram, dll
Kalau youtube iya mas, bisa ditaruh di description. Kalau untuk media sosial lain seperti instagram, twitter biasanya mereka cuma bekerja lewat tag… Karena struktur kontennya kan beda antara postingan di instagram sama postingan artikel di katakanlah wordpress gitu.
apakah media tool iklan seperti Google Adwords juga mempengaruhi SEO mas Candra?
ini mempengaruhi posisinya saja sebenernya. Google AdWords kan berbayar, ibaratnya nanti dapat tempat yang layak seperti iklan setiap kali orang mencari kata kunci tertentu. Dengan keluar uang, bisa dapet tempat nomor satu.
Sekian materi WM Ngangsu Kawruh kali ini, semoga bermanfaat ya. Nantikan episode selanjutnya!

Mantap ..
Salam dari wonosobo jga
Kalau bikin copright conten bagaimna bang