Hari Rabu tanggal 19 Februari 2020 di grup internal Wonosobo Muda, kami berdiskusi tentang serangan jantung sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan. Diskusi ini berlangsung selama 2,5 jam dan dipandu oleh dua doktr muda asal Wonosobo yaitu dr.Galuh Puspita yang bekerja di Puskesmas Selomerto dan dr.Nizar Arif yang bekerja di Puskesmas 1 Leksono.

Apa itu Serangan Jantung?

Serangan jantung dalam bahasa medis disebut sebagai penyakit jantung koroner, yaitu suatu penyakit jantung yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah di jantung. Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah di jantung. Beberapa faktor risikonya, antara lain gaya hidup tidak sehat, seperti makan makanan tinggi karbohidrat atau lemak, obesitas, jarang melakukan aktivitas fisik, serta kebiasaan merokok.

Untuk mengetahui cara kerja jantung, bisa lihat di tautan ini.

Gejala yang muncul berdasarkan publikasi dari Kemenkes, bisa dilihat di gambar berikut.

Gejala tsb memang kadang tidak tampak terlalu bahaya atau bahkan sering disepelekan. Sering terjadi datang dengan keluhan hanya nyeri perut bawah,atau bahkan dikira masuk angin biasa, tp ternyata setelah direkam jantung tampak sedang terjadi serangan. Kejadian tsb memang paling sering terjadi pada org2 dengan faktor risiko yg sudah dijelaskan di atas, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada org2 yg tidak ada keluhan sebelumnya, dan dengan cepat dapat langsung terjadi henti jantung.

Tentang Gagal Jantung

Pembahasan selanjutnya yaitu tentang penyakit gagal jantung (heart failure), disini mungkin temen2 sering dengar juga istilah ini. Jadi bedanya apasih antara gagal jantung dan serangan jantung? Gagal jantung yaitu keadaan dimana jantung mengalami penurunan dalam fungsinya, yaitu fungsi untuk memompa darah, sehingga oksigen yang dibawa oleh darah pun berkurang untuk disebarkan ke seluruh tubuh, dengan begitu manifestasi pertama dan tersering yang muncul adalah adanya keluhan sesak.

Kok bisa jantung fungsinya bisa menurun?

Tentu bisa, seperti yang kita tahu jantung merupakan sebuah organ terdiri dari otot, dan saraf. Pada kondisi tertentu otot jantung bisa mengalami kekurangan pasokan oksigen sehingga melemahkan pompa, atau pada keadaan otot jantung menyusut atau membengkak.

Sedangkan pada kelainan saraf bisa terjadi gangguan irama jantung, sehingga jumlah volume darah yang dikeluarkan oleh jantung tidak optimal. Untuk gejalanya seperti sesak, gabisa pakai bantal cuma 1, kakinya bengkak, batuk2 berulang, perut kembung, dll.

 

Sesi Tanya Jawab

Nah, di kondisi apakah seseorang harus periksa ke dokter jika timbul gejala?
apakah jika sering, atau ketika terjadi kombinasi dari 2/3 gejala ini dlm waktu yg bersamaan?

Jawaban:

Saran kami tetap harus diperiksakan ke dokter untuk pemeriksaan lanjutan jika memang gejala2 tersebut muncul. Apalagi penyakit2 sekarang trend nya ga hanya nyerang yg usia2 tua saja, jadi yg muda2 juga berisiko, karna lifestyle kita yg sekarang dari perilaku olahraga, pola makan, aktifitas dll kita bisa merasa banyak yg berbeda sekarang dengan 50 thn yg lalu. Misal dulu lebih banyak pekerjaan dengan otot, fasilitas tidak semudah sekarang, jalan kaki kemana2, jajan ga sebanyak jaman sekarang. hal2 seperti itu yg membuat trend penyakit manusia modern bergeser ke penyakit2 sistemik, bukan penyakit menular spt jaman dulu.

Sedikit menambahkan bahwa menurut penelitian perempuan di masa produktif atau sebelum menopause lebih aman dari penyakit jantung koroner dibandingkan pria. Karena wanita memiliki hormon estrogen yang mampu melindungi jantung dan bisa mengikis plak-plak yang terbentuk akibat menempelnya ‘kolesterol jahat’.

 

Buat meluruskan mitos yang beredar sekalian, dan mungkin mewakili yang di sini. Karena setelah berita alm. Ashraf banyak bgt hoax beredar seputar penyakit jantung. Berikut diantaranya hal2 yang tersebar dalam broadcast tsb:
(Yang beredar no 1 & 2)
1. Angin duduk apa ada hubungannya dg serangan jantung?
2. GERD dan serangan jantung, berhubungan apa tidak?

3. Golden time serangan jantung berapa lama
4. Tindakan apa yg bisa dilakukan jika seseorang terkena serangan jantung (first aid)

Jawaban:
1. Angin duduk adalah istilah lain terjadinya penyempitan pembuluh darah yg mendarahi otot jantung sehingga terjadi nyeri di dada, serangan jantung juga sama,namun pada serangan jantung sudah terjadi kematian pada sel otot sehingga dapat langsung merusak irama denyut bahkan jantung bisa langsung berhenti.
2. GERD tidak berhubungan dengan serangan jantung, namun kadang memilik letak nyeri yg sama pada gejalanya
3. Golden period sebenarnya tidak ada,org dengan serangan jantung bisa langsung henti jantung kapan saja. Namun tindakan di IGD yg bisa dilakukan terdapat golden periodnya, yg paling bagus sebelum 90 menit sejak serangan harus sudah dibawa ke RS untuk segera diber pertolongan
4. Tindakan pertama lakukan BHD (Bantuan Hidup Dasar)
Antara lain periksa kesadaran, cari pertolongan, jika perlu lakukan pijat jantung jika terjadi henti jantung. Jika orgnya masih sadar dan nadi masih teraba segera dibawa ke IGD

Cara Pijat Jantung

1. Sebelum menolong korban, pastikan lingkungan sekitar aman untuk Anda maupun orang lain. Jangan dekati korban bila melihat bahaya, seperti kabel listrik yang menjuntai, percikan api, longsoran batu, dan lainnya.

2. Cek respons atau kesadaran korban. Jika tingkat kesadaran korban menurun, tepuklah bahunya. Jika korban masih tidak merespons, mintalah bantuan orang sekitar untuk menelepon ambulans, mengambilkan kotak P3K, dan alat Automated External Defibrillator (AED).

3. Sembari menunggu bantuan, lanjutkan dengan mengecek napas korban selama 5-10 detik. Jika tidak bernapas segera lalukan resusitasi jantung dan paru atau CPR dengan kompresi dada. Agar kompresi dada efektif, korban harus dalam posisi terlentang pada permukaan yang rata dan keras.

4. Berikan 30 kali kompresi dada pada pertengahan dada (pertengahan bagian bawah tulang sternum), dengan kecepatan minimal 100-120 kali per menit.

5. Setelah memberikan 30 kali kompresi dada, buka jalan napas dengan metode head tilt – chin lift. Caranya letakkan tangan di dahi korban dan tengadahkan kepala korban. Letakkan ujung jari di bawah dagu, dan angkat dagu korban. Pastikan tidak ada sisa makanan sekitar area mulut.

6. Berikan dua kali bantuan napas. Tutup hidung dengan ibu jari dan telunjuk. Tiup sekitar 1 detik untuk membuat dada terangkat, kemudian lanjutkan dengan tiupan berikutnya.

7. Lanjutkan 30 kali kompresi dada dan 2 kali bantuan napas dalam 2 menit atau sekitar 5 kali pengulangan. Setiap 2 menit, lakukan pengecekan napas kembali.

8. CPR baru bisa dihentikan saat korban memberi respon (biasanya terbatuk) atau mulai bernapas lagi, saat penolong tidak mampu lagi memberikan pertolongan, saat tim medis sudah datang, atau sudah ada keputusan dari dokter.

9. Jika korban mulai bernapas setelah diberikan CPR, lakukan posisi pemulihan. Tarik lengan terjauh korban melewati dada, dan punggung tangannya menempel pada pipi. Dengan tangan satunya, tekuk lutut kaki bagian terjauh korban.

Balikkan atau miringkan korban ke arah penolong. Biarkan lutut kaki yang sudah ditekuk tetap dalam posisi demikian. Tengadahkan kepala korban untuk mempertahankan jalan napas. Pantau keadaan korban hingga bantuan medis tiba.

 

1. Apakah ada early detection untuk kasus heart attack?
2. Mitos kalau laki2 tidak boleh pakai emas karena ngaruh ke kesehatan jantung apakah benar? Nyambung sama pernyataan dokter galuh td ttg riset perempuan yg mempunyai kadar estrogen lebih tinggi ada kaitannya?
3. Treatmen buat orang yg mengalami hipertrofi jantunh seperti apa ?
Mungkin itu dulu

Jadi untuk early detection awal bagi penyakit jantung adalah dengan medical check up rutin atau segera periksa apabila ditemukan keluhan/gejala seperti yg sudah dijelaskan di atas
Dapat dideteksi dari rekam jantung menggunakan alat yg disebut EKG (Elektrokardiogram)
Dari situlah dokter dapat mendeteksi bagaimana kelistrikan jantung pada seseorang, apakah normal atau tidak

Secara garis besar penyakit jantung dibagi menjadi
1. Penyakit jantung koroner yang bisa berlanjut menjadi serangan jantung atau heart attack
2. Aritmia atau gangguan irama jantung yang dapat menyebabkan henti jantung
3. Gagal jantung yang td sudah dijelaskan dr. Nizar
4. Penyakit jantung bawaan yang biasanya terdeteksi dari lahir
5. Gangguan pada katup jantung
Dan masih banyak lg sebenarnya kalo dijelaskan.

Seperti yg kita tau pada kasus yg baru2 ini terjadi, yg mengenai artis Ashraf, serangan jantung yg mengenai orang di usia muda itu selain karena sumbatan bisa jg karena gangguan irama jantung biasa disebut brugada sindrom. Brugada sindrom itu adalah gangguan irama jantung akibat kelainan genetik. Ibarat mesin yang memiliki sistem listrik di dalamnya, pasien yang mengidap sindrom brugada juga mengalami gangguan aliran listrik pada jantungnya, jadi kalau misalnya pada pasien pasien dengan brugada sindrom itu dia sistem listriknya lebih rentan untuk korslet dibandingkan dengan orang normal. Nah, korslet ini bisa menyebabkan sudden cardiac arrest, bisa berhenti mendadak walaupun tadinya tidak ada apa-apa. Jadi, kesimpulan jawaban pertanyaan pertama, Early detection untuk penyakit jantung adalah medical check up. Frekuensi untuk medical check up sebaiknya 1 th sekali, lebih kepada mengontrol tekanan darah, darah rutin, kolesterol, gula darah. Kalo untuk ekg rontgen diindikasikan bagi yg ada keluhan. Untuk pertanyaan kedua, mitos laki-laki tidak boleh menggunakan perhiasan emas karena menyebabkan penyakit jantung setau saya tidak ada penelitian dan bukti yg akurat tentang hal tersebut, sehingga diragukan kebenarannya.

Pertanyaan ketiga, hipertrofi jantung itu ada kaitannya dengan penjelasan gagal jantung yang sudah di jelaskan dr. Nizar, bahwa hipertrofi jantung jika tidak ditangani lama kelamaan akan menyebabkan kegagalan jantung memompa darah, sehingga untuk treatment nya konsumsi obat yang fungsinya untuk menurunkan beban jantung dalam memompa darah, dan jika ada faktor penyerta darah tinggi juga harus terkontrol.

Pengobatan hipertrofi jantung yg paling tepat adalah mengatasi penyebabnya, agar otot jantung tidak semakin membesar sampai mengakibatkan gagal jantung. Misalnya, hipertrofi ventrikel karena hipertensi, berarti ditangani dengan mengubah gaya hidup, seperti diet rendah lemak dan garam, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, olahraga teratur
Selain perubahan gaya hidup, hipertensi perlu diobati dengan obat-obatan untuk mengatasi tekanan darah tinggi
Jadi bukan hanya aktivitas saja yg mempengaruhi tp lebih kepada mengontrol gaya hidup.

 

Ada kasus di mana serangan jantung terjadi ketika kita tidur atau bangun tidur. Sehingga ada probabilitas klo kita lagi sendirian gak ada orang lain untuk bantuan. Apa yg harus kita lakukan jika kejadiannya pas lagi sendiri? Krn setiap detik berharga mumpung msh sadar, hal2 apa yg pertama perlu dilakukan?

Bisa hubungi hotline, langsung laporkan keadaan dan lokasi. Kebetulan wonosobo punya hotline petugas medis yang lumayan gercep, bisa hubungi 119.

Selain itu yg dilakukan oleh pasien sendiri adalah
– posisi setengah duduk atau duduk dengan tenang
– tidak banyak bicara atau aktivitas
– jika pasien sebelumnya sudah pernah punya riwayat sakit jantung, biasanya mempunyai obat yang harus dikonsumsi untuk mengurangi gejala nyeri dada yang diletakkan di bawah lidah.

Sekian, semoga bermanfaat.

 

Advertisements
google.com, pub-3699623534636543, DIRECT, f08c47fec0942fa0